JAKARTA – Sejak ditangkap polisi dan ditahan karena terlibat kasus penyalahgunaan narkotika, artis seksi Roro Fitria kini disebut lebih religius. Selama ditahanan, Roro selalu salat lima waktu.
Hal itu dikatakan oleh Irsan Gusfrianto, kuasa hukum Roro saat menyambangi gedung Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya hari ini, Selasa (27/2/2018). Tidak hanya itu, model majalah dewasa tersebut juga disebut dalam kondisi yang baik setelah sempat drop akibat tersangkut hukum kasus narkoba.
“Sudah mulai membaik lah dibanding sebelumnya. Dia lagi siap-siap ini mau salat. Intinya dia saat ini lebih religius,” kata Irsan.
Kendati sudah mulai beradaptasi dengan lingkungan yang baru di mana tidak ada lagi kemewahan seperti yang selama ini dia perlihatkan di layar televisi, namun berat badan Roro sedikit berkurang.
“Kalau secara fisik masih seperti dulu. Cuma berat badan pasti turun, karena nafsu makannya kan sempat berkurang. Sekarang sudah mulai membaik lah,” tutur Irsan.
Roro Fitria dibekuk petugas Dit Resnarkoba Polda Metro Jaya di kediamannya di Pattio Residence, Jalan Durian Raya , Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (14/2/2018).
Penangkapan Roro berdasarkan pengembangan setelah sebelumnya polisi menangkap WH yang di Jalan Hayam Wuruk, Gambir, Jakarta Pusat. Dari tangan pria fotografer tersebut diamankan barang bukti sabu seberat 2,4 gram yang disimpan dalam bungkus rokok. Kepada polisi WH mengaku sabu pesanan Roro.
Sabu tersebut dipesan Roro dengan harga Rp 4 juta sedangkan WH mendapat komisi Rp 1 juta. Dalam pemeriksaan, Roro mengakui telah memesan barang haram tersebut, bahkan dia pernah menggunakan sabu dua kali.
Rencananya, sabu tersebut digunakan saat hari valentine. Polisi juga menyita ponsel Roro yang ditemukan bukti pemesanan dan bukti transfer Rp 5 juta.
Atas perbuatannya, Roro dan WH dijerat Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) Juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. (yendhi/b)