Kamis, 10 Agustus 2017

Ini Penjelasan Najwa Shihab Soal Isu Pindah ke TV Lain

JAKARTA (Pos Kota) –  Banyak publik yang dibuat heran ketika jurnalis Najwa Shihab memutuskan untuk berhenti dari acara Mata Najwa yang telah membesarkan namanya. Muncul banyak spekulasi spikulasi terkait mundurnya Najwa dari acara yang telah ia bawa sejak November 2009 silam.

Najwa melalui akun media sosial instagram resmi miliknya mengumumkan mundur dari acara Mata Najwa pada Selasa, (8/8/2017) lalu. Keputusan tersebut ia ambil usai melakukan wawancara eksklusif dengan penyidik senior Novel Baswedan yang menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal.

Saat disinggung apakah keputusan itu ia ambil karena mewancarai Novel yang kasusnya banyak diperdebatkan ia tidak mengiyakan. Menurut Najwa, hal itu ia ambil lantaran kontrak acara telah habis.

“Karena memang Mata Najwa-nya sudah selesai per-September dan kedua pihak sepakat untuk berakhir,” kata saat ditemui dalam acara Launching Pojok Baca Polda Metro Jaya di Satpas SIM Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis, (10/7/2017).

(Baca: Najwa: Saya Sudah Hafal 9 List Politisi Ngeles)

Ia pun tidak menjelaskan lebih jauh. Ke depan, putri dari ulama besar DR Quraish Shihab itu akan fokus sebagai duta baca yang ia sandang dari 2016 hingga 2010 nanti.

“Banyak sekali agenda. Salah satunya ini duta baca. Saya Masih sangat cinta pada jurnalistik jadi tidak mungkin jauh-jauh dari dunia kewartawanan,” tuturnya.

Begitu juga saat disinggung apakah telah tandatangani kontrak dengan televisi lain, sembari melemparkan tawa khasnya Najwa membantah. Ia sebut saat ini hingga akhir Agustus ia akan fokus pada episode final Mata Najwa pada 30 Agustus mendatang.

“Saya dan tim sedang mempersiapkan berbagai hal untuk menuju episode final 30 Agustus jadi masih 2-3 minggu lagi. kita akan tayangkan kompilasi perjalanan Mata Najwa seperti tadi malam perjalanan di Mata Najwa di 20 kota,” katanya.

Minggu depan karena mendekati hari peringatan Kemerdekaan RI maka akan dihadirkan kompilasi yang berkaitan dengan kemendekaan.

“Tapi memang semuanya tidak ada yang live, kita kompilasi episode yang kami anggap berharga dan akan tayang di episode final. Jadi kalau ditanya TV, fokusnya di Metro TV sampai Agustus,” pungkasnya. (Yendhi/win)

Let's block ads! (Why?)