Jumat, 27 April 2018

Keluarga Keluarkan Pernyataan Soal Kematian Avicii

AMERIKA – Banyak spekulasi yang terbentuk pasca meninggalnya DJ asal Swedia, Avicii. Namun satu spekulasi yang kini berhembus kencang ialah penyebab meninggalnya DJ muda ini diakibatkan bunuh diri.

Dilansir dari Billboard, setelah enam hari Tim Bergling atau Avicii, ditemukan meninggal dunia, keluarga pelantun ‘Wake Me Up’ ini mengeluarkan pernyataan kedua terkait kehidupan dan karir Avicii. Sumber-sumber dari Billboard pun menyebutkan pernyataan tersebut seperti mengisyaratkan penyebab kematian DJ ini akibat bunuh diri.

“Tim kami yang terkasih adalah seorang pencari, ia memiliki jiwa artistik yang rapuh untuk mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan eksistensial,” kata pihak keluarga.

Keluarga juga menyebutkan ketika Avicii berhenti melakukan tur, ia ingin menemukan keseimbangan dalam hidup untuk bahagia. Juga, melakukan yang paling ia sukai, yaitu musik.

“Dia tidak bisa pergi lebih lama lagi. Dia ingin menemukan kedamaian,” tambah anggota keluarga Avicii.

(Baca: DJ Asal Swedia Avicii Meninggal di Oman)

Pernyataan tersebut seakan mengisyarakatkan kematian DJ asal Swedia ini karena bunuh diri. Keluarga juga menyebutkan mengenai karir bagi Avicii.

“Tim tidak dibuat untuk mesin bisnis di mana ia bekerja, dia adalah seorang pria yang sensitif yang mencintai penggemarnya tetapi menghindari sorotan.”

Pada Senin (23/4/2018), keluarga Bergling merilis pernyataan terima kasih kepada penggemar dan artis atas pernyataan dukungan dan upeti mereka, yang menjangkau seluruh dunia.

“Kami sangat berterima kasih untuk semua orang yang menyukai musik Tim dan memiliki kenangan berharga dari lagu-lagunya,” kata satu anggota keluarganya.

DJ Avicii ditemukan di sebuah kamar hotel di Oman pada Jumat (20/4/2018). Dari dua otopsi tidak ada yang mencurigakan diketahui Avicii memang memiliki masalah kesehatan. Sehingga ia tidak lagi melakukan tur sejak 2016. (cw2/yp)

Let's block ads! (Why?)