Kamis, 26 April 2018

Ini Cerita Saksi Bagaimana Jennifer Dunn Memesan Sabu

JAKARTA – Jennifer Dunn atau yang lebih dikenal Jedun kembali menjalani sidang lanjutan dengan agenda mendengarkan kesaksian dari dua saksi. Yaitu Ferly Faisal (FS) dan Raditya atau Tya. Ferly merupakan orang yang mengantarkan sabu kepada Jedun.

Menurut kesaksian Ferly, pada Sabtu (30/12/2017) malam, Jedun menghubunginya melalui sambungan telepon. Saat itu kata Ferly, ia juga sedang mencari sabu namun belum ada.

“Sebelum Jennifer Dunn telepon atau pun tidak, saya memang sedang nyari. Saya lagi ga ada barang. Pada saat itulah Jennifer Dunn telepon saya, ‘lagi ada barang ga lo? Lagi ada sabu ga?’ ‘Gua juga lagi cari besok gua kabarin karena gua baru dapat info pagi,” ujar Ferly di , Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ampera, Jakarta Selatan, pada Kamis (26/4/2018).

Kemudian ia menambahkan, ia mendapat sabu seberat 1 gram , yang mana sebelumnya ia hanya memesan 0.5 gram sabu saja, namun karena ada titipan, kata Ferly, ia mengganti pesanannya menjadi seberat 1 gram. Ia kemudian mengambil sabu tersebut di daerah Tendean, Jakarta Selatan, di depan gedung Trans TV, tepat di pinggir jalan.

Setelah ia mendapatkan sabu tersebut, Ferly membagi dua untuk dirinya sendiri dan Jedun. Tanpa ditimbang terlebih dulu kata Ferly, ia membaginya langsung ke dalam plastik kecil lainnya yang memang tersedia ketika ia membeli sabu tersebut.

“Saya misahkan di mobil, sudah berhenti (mobilnya). Berhenti di Kemang juga. Tuang aja. Dituang ke plastik, kan ada dua plastik pak,” terangnya.

Keduanya pun bertemu di parkiran Mcd Kemang. Karena Ferly mengetahui mobil milik artis cantik tersebut, ia pun memilih untuk memarkirkan mobilnya tepat di sebelah mobil milik Jedun. Ferly pun menghampiri dara 28 tahun tersebut dan langsung memberikan sekotak bekas bungkus rokok ke Jedun dan setelah itu mereka meninggalkan lokasi tersebut.

Tetapi uang pembelian sabu tersebut belum ditransfer oleh artis cantik tersebut. Sehingga Ferly lebih dahulu membayari pembelian sabu tersebut.

Ia menambahkan, sekitar 20-30 menit setelahnya, Jedun mengirimkan pesan singkat melalui aplikasi Whatsapp. Pesannya berisikan ketidakpuasan Jedun karena dinilai berat sabu yang diberikan tidak sesuai dengan yang ia minta. Namun Jedun tidak meminta kekurangan sabu tersebut.

“Saya yang inisiatif. Karena ada whatsapp tidak sesuai isinya ya saya berikan, melalui Tya. Kebetulan Tya sedang ke rumah saya ada urusan kerjaan, juga katanya mau ke tempat terdakwa ya udah saya titipkan saja,” jelas Ferly.

Namun setelah kesaksian dari Ferly selesai, Jennifer Dunn mengaku keberatan. Ia pun mengatakan kepada hakim kalau ada yang tidak sesuai menurutnya.

“Saya tidak memesan sebanyak 1 gram tapi hanya 0.5 gram. Untuk komunikasi dengan Ferly melalui Whatsapp itu tidak ada,” serunya.

Diberitakan sebelumnya Jennifer Dunn alias Jedun tertangkap di kediamannya di kawasan Jakarta Selatan atas penyalahgunaan narkotika. Tepat sebelum dirinya ditangkap, kepolisian lebih dahulu menangkap FS atau Ferly yang mengirimkan sabu pesanan Jedun. Keduanya ditangkap di hari yang sama, Minggu (31/12/2017). (cw2/b)

Let's block ads! (Why?)