Senin, 30 April 2018

Avengers: Infinity War Pecahkan Rekor, Tapi Baguskah Filmnya?

AMERIKA– Avengers: Infinity War mencatat sejarah dengan pendapatan box office global sebesar $630 juta (Rp8.75 triliun) pada pekan perdana penayangannya, menurut perkiraan perusahaan pemantau industri film Exhibitor Relations.

Angka tersebut belum termasuk pendapatan box office dari bioskop Cina, yang belum menayangkan film jagoan super terbaru dari Marvel Studios ini.

Jika perkiraan ini dikonfirmasi, Infinity War akan menyalip rekor The Fate of The Furious yang meraup $542 juta pada pekan perdana penayangannya pada 2017 lalu.

Infinity War juga tampaknya mencetak rekor domestik, meraup $250 juta di AS pada pekan perdana. Angka resminya akan keluar pada hari Senin (30/04), namun pendapatan ini akan melampaui Star Wars: The Force Awakens yang meraup $248 juta pada 2015 lalu.

Infinity War, disutradarai Joe dan Anthony Russo bersaudara, dibuat dengan bujet $300 juta – $400 juta.

Film ini menceritakan usaha para jagoan super Marvel melawan penjahat ruang angkasa, Thanos.

Jajaran aktor ternama, antara lain Robert Downey Jr., Scarlett Johansson, Benedict Cumberbatch, Chadwick Boseman, dan Christ Pratt, membintangi sekuel ini, yang pertama dari dua bagian ini.

Bagian kedua dijadwalkan untuk tayang perdana pada Mei 2019.

Avengers: Infinity War dirilis sepuluh tahun sejak Iron Man, yang memulai serangkaian film jagoan super ternama.

Film Avengers pertama dirilis pada 2012. Film tersebut mencatat rekor tayang perdana bagi film Marvel, meraup $207,4 juta di dalam negeri.

Age of Ultron, film kedua Avengers, tayang perdana dengan $191 juta.
Baguskah filmnya?

Avengers: Infinity War mendapat pujian dari banyak pemerhati film, yang memandang film ini sebagai kulminasi dari jagat sinematik Marvel.

Pemerhati film di BBC Radio 1, Ali Plumb, menyanjung Infinity War sebagai “film Marvel paling besar dan berani”.

“Anda akan terguncang, dan trailer-nya berbohong,” ujarnya.

Menurut Plumb, Infinity War dipenuhi banyak momen penting bagi para penggemar jagat sinematik Marvel, yang karena itu disarankan untuk segera menonton demi menghindari spoiler.

Sejak film ini dirilis, dilancarkan kampanye #ThanosDemandsYourSilence dalam upaya mencegah hal itu.
Satu kekurangan utama, kata Plumb, ialah penonton perlu menonton film-film Marvel sebelumnya untuk memahami Infinity War.

Itu karena, dengan tokoh yang begitu banyak, tidak terdapat cukup ruang untuk pengembangan karakter. Beberapa penonton mungkin tidak mengenali semua tokoh yang muncul atau referensi dalam film ini.

Adapun sebagian penggemar juga bisa jadi kecewa karena tokoh pendukung favorit mereka hanya muncul sesaat, dan hanya bicara satu-dua kalimat.

“Ini berarti jika Anda penggemar berat seperti saya, film ini bernilai lima bintang. Tapi jika Anda penggemar kasual yang sesekali menikmati film Avengers, ini hanya empat bintang.” (BBC)

Let's block ads! (Why?)

Sidang Kedua, Ahmad Dhani Masih Tampil Bergaya

JAKARTA –Bukan Ahmad Dhani kalau tidak tampi bergaya dan membuat kontroversi. Setidaknya hal itu dilakukan saat artis musik tersebut akan mengikuti sidang lanjutan kasus pencemaran yang menjadikannya sebagai terdakwa.

Ahmada Dhani datang ke pengadilan mengenakan blangkon dan mengenakan kemeja warna putih yang dilapisi jas warna hitam serta mengenakan dasi dengan warna senada.  Dalam sidang sebelumnya, Ahmad Dhani mengenakan kaos dengan tulisan yang sangat besar. Pada kaos yang dikenakan Dhani tertulisa #2019GantiPresiden.

Ahmad Dhani menjadi terdakwa atas kasus ujaran kebencian. Kini Dhani menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan. Agenda pada sidang  Senin (30/4/2018), adalah tanggapan Jaksa atas eksepsi oleh pihak Dhani atas dakwaan JPU.

“Agendanya hari ini mendengarkan tanggapan dari jaksa atas eksepsi kami,” ujar kuasa hukum Dhani, Hendarsam Marantoko.(us)

Let's block ads! (Why?)

Film Pendek ‘Toko Musik’, Kisah Tuna Rungu

JAKARTA – Sebuah film pendek ‘Toko Musik’ yang merupakan hasil proyek dari komunitas Pamflet bersama Gerkatin Kepemudaan (Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia Kepemudaan) dan Sedap Films, dalam program Ini Cerita Kita, menceritakan tentang seorang tuna rungu yang bekerja di toko musik. Akbar Restu Fauzi koordinator movement Pamflet berharap dengan diputarnya film pendek ini dapat menginspirasi para tuna rungu muda.

Akbar menjelaskan roadshow film ini menyasarkan target kepada para anak muda tuli atau tuna rungu. Ia dan timnya berharap agara teman-teman tuli di luar sana mampu bersaing dengan yang lainnya dan lebih merasa percaya diri. Sedangkan untuk mereka yang tidak mengalami gangguan pendengaran, ia berharap agar tidak ada diskriminasi sosial, karena yang berbeda antara tuna rungu dan yang mendengar adalah komunikasi saja.

“Kalau untuk orang-orang dengar itu ya kalau berhadapan sama yang tuli biasa saja, karena tetap bisa komunikasi kok. Walaupun tertatih sedikit tapi kan bisa lewat oral, atau tulisan. Intinya adalah mereka ga berbeda sama kita,” ujar Akbar setelah roadshow film ‘Toki Musik’ selesai, pada Senin (30/4/2018) di SLBN 5 Jakarta, Slipi, Jakarta Barat.

Ia menambahkan, SLBN 5 Jakarta ini merupakan tenpat terakhir yang didatangi oleh komunitas Pamflet bersama Gerkatin Kepemudaan (Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia Kepemudaan) dan Sedap Films. Sebelumnya mereka sudah melakukan roadshow di SLBN 1 Jakarta Selatan, SLB Budi Daya Jakarta Timur, SLB Pangudi Luhur Jakarta Barat, dan dua komunitas, di antaranya komunitas troto art dan komunitas sang akar. Ia juga mengungkapkan kalau antusias selama roadshow berlangsung itu cukup tinggi.

Film ‘Toko Musik’ menceritakan interaksi antara karyawan toko musik yang tuna rungu dengan seorang yang gemar bermaik musik, dan juga bagaimana relasi kerja antara tuna rungu dengan pemberi kerja, yang sering kali yang tuna rungu ini mendapat hal-hal yang tidak mengenakan. Menurut Akbar, dalam pembuatan film pendek ini tidak ada kriteria khusus yang dipilih untuk direkrut menjadi bagian film pendek tersebut.

“Ga ada kriteria khusus tapi sutradara yang kita pilih memang belum pernah berhubungan dengan teman-teman yang tuli. Jadi mereka belajar dari awal, meriset, bagaimana cara komunikasi kayak gitu,” tambahnya.

Sedangkan pemain untuk karyawan yang tuna rungu memang sengaja dipilih yang mengalami gangguan pendengaran tersebut. Karena menurutnya, selama ini film-film di Indonesia menayangkan yang memiliki peran tuna rungu tapi pemerannya sendiri bukan orang yang memiliki gangguan pendengaran tersebut.

Ia pun menjelaskan selama proses pembuatan film pun tidak ada kendala yang terlalu berarti. Hanya kendala pada korektor bahasa isyarat saja.

“Ga ada kesulitan berarti karena mufi sangat cepat beradaptasi. Tapi kita sempat kesulitan berbicara bahasa isyaratnya karena bahasa isyarat agak rumit. Kita kesulitan mencari korektor. Jadi kita kesulitan di korektor bahasa isyarat,” pungkasnya.

Pamflet bersama Gerkatin Kepemudaan (Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia Kepemudaan) dan Sedap Films, membuat sebuah program Ini Cerita Kita. Terdapat empat aktivitas utama yaitu workshop vlog, pembuatan film, pembuatan situs web, dan roadshow film. Program ini bertujuan memperkuat kapasitas anak muda tuli untuk mengekspresikan diri sendiri, serta mengenalkan isu anak muda tuli ke publik.

(cw2/sir)

Let's block ads! (Why?)

Film Pendek ‘Toko Musik’ Tayang di SLBN 5, Kepsek: Bagus Untuk Mendorong Siswa

JAKARTA – Program Ini Cerita Kita yang dibuat oleh Komunitas Pamflet bersama Gerkati Kepemudaan (Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia Kepemudaan) dan Sedap Films.

Pada rangkaian akhir program ini, mereka melakukan roadshow film pendek yang diadakan di empat sekolah luar biasa (SLB) di Jakarta dan juga dua komunitas. SLBN 5 Jakarta menjadi tujuan akhir dari program ini.

Sekitar 50 siswa menyaksikan film pendek berjudul ‘Toko Musik’ yang berdurasi 12 menit tersebut. Film pendek ini menceritakan tentang anak muda tuna rungu yang bekerja di sebuah toko musik. Di mana toko musik sangat identik dengan suara dan pendengaran, sangat kontras dengan karyawan tersebut yang mengalami gangguan pendengaran.

Film ini menyajikan interaksi antara seorang karyawan tuna rungu dengan orang di sekitarnya yang dapat mendengar. Film ‘Toko Musik’ ini juga diperankan oleh seorang tuna rungu, Mufi, sebagai pemeran perempuan utama yang bekerja sebagai karyawan di toko musik namun ia mengalami gangguan pendengaran, yaitu tuna rungu.

Kepala sekolah SLBN 5 Jakarta Narno mengatakan film pendek ini bagus untuk mendorong semangat para siswa khususnya yang menderita tuna rungu. Karena menurutnya, kebanyakan mereka yang tuna rungu mengalami kurang percaya diri.

“Dengan liat ini, terlebih langsung ada figurnya, pasti mereka akan tertanam bahwa anak-anak tuna rungu juga mampu jadi artis. Selama ini kan artis-artis yang sesungguhnya hanya orang-orang normal pura-pura berbahasa isyarat,” terang Kepala Sekolah SLBN 5 Jakarta Narno pada Senin (30/4/2018) di SLBN 5 Jakarta, Slipi, Jakarta Barat.

Ia menilai film pendek ini memang bagus dan cocok untuk para siswanya yang tuna rungu. Namun kata Narno, semestinya dibandingkan juga dengan sekolah lainnya yang memang bermayoritas tuna rungu. Karena di SLBN 5 Jakarta sendiri hanya ada 5 siswanya yang tuna rungu, sedangkan mayoritas di sana adalah tuna grahita.

Lebih lanjut Narno menjelaskan tentang cara berkomunikasi bagi tuna rungu. Menurutnya, baik dengan bahasa verbal atau oral, maupun dengan bahasa isyarat, sama baiknya. Karena yang terpenting, kata kepala sekolah SLBN 5 Jakarta ini, adalah bagaimana cara mengembangkan komunikasi mereka agar lebih baik lagi.

“Kita menangani anak tuna rungu jangan kita mutlak monoton bahasa isyarat yang menonjol, bahasa oral menonjol, tidak, kalau yang bagus dua-duanya pakai. Kita terapkan di mana kita mau terapkan sesuai kondisi anak,” pungkasnya.

(cw2/sir)

Let's block ads! (Why?)

Minggu, 29 April 2018

Suting di Jepang Yuki Kato jadi komikus Nyentrik

JAKARTA– Artis pemeran berdarah Jepang Yuki Kato siap melakoni peran sebagai Lia, seorang komikus dalam film Nikah Yuk yang berkarakter nyentrik dan aneh.

“Waktu baca skenario, aku sempat heran juga, yang bener nih, ada karakter cewek yang nyentrik dan imajinatif ya? Diterangin sama sutradaranya (Adhe Dharmasatriya), karakter itu biasa bagi seorang seniman seperti komikus,” ujar Yuki Kato

Pemilik nama lengkap Yuki Anggraini Kato kelahiran Malang, 2 April 1995 ini berpasangan dengan Marcell Darwin. Yuki mengaku nyaman karena sekarang sama-sama jomblo. “Meski belum suting, tapi aku udah ngerti ceritanya. Aku senang sekali karena sutingnya nanti ada sebagian di Jepang, jadinya aku bisa pulang ke kampung Ayah (Takeshi Kato) he he,” lanjutnya tertawa.

“Kebetulan aku lagi jomblo dan Marcell ngga tahu, deh. Kalo jomblo juga, mudah-mudahan nanti cymisterynya cepat nyambung,” harap Yuki lagi.

Untuk memperdalam karakternya sebagai seorang komikus, Yuki menandaskan langsung belajar pada komikus profesional serta ikut workshop. “Aku lagi workshop biar mahir menggambar basic-basic komik, mulai muka, rambut dan latar belakang kombinasi warna. Aku juga banyak membaca komik-komik Jepang, aku ingin berakting total di film ini,” beber artis 23 tahun ini.

Film Nikah Yuk akan memulai suting pada pertengahan Mei mendatang. Yuki kini tengah fokus memperdalam karakternya. “Terus komunikasi dengan sutradara, belajar bikin gambar komik, ikut workshop sampai baca-baca komik Jepang. Soalnya karakter Lia ini aku rasa sangat menantang,” tegasnya. (ali/d)

Let's block ads! (Why?)

Al Ghazali Pertama Kali Main Film Horor

JAKARTA – Putera sulung musisi Ahmad Dhani dan Maia Estianty, Al Ghazali bangga bisa bermain film berjudul ’13 The Haunted’ karya sutradara Rudy Soejarwo.

Film yang diproduksi RA Pictures dan diproduseri Raffi Ahmad ini menceritakan tentang seorang remaja ‘zaman now’ yang dihadapkan dengan situasi takhayul.

“Ini film horor pertama aku dan ini menjadi tantangan. Waktu shooting pertama agak susah. Awalnya panik, gimana nih, jadi agak susah. Untung sang sutradara ngarahin, enak. Ini jadi pembelajaran sih. Alhamdulilah semua lancar,” tutur Al Ghazali, Jakarta Pusat.

Beredar kabar, Al Ghazali menerima bayaran fantastis dari Raffi Ahmad untuk membintangi film tersebut.

“Aku harga sahabatlah sama Aa Raffi. Yang pasti, honor yang aku terima untuk bermain dalam film ini lebih besar dari pada bayarannya sebagai sebagai seorang Disc Jockey alias DJ,” tambah kakak kandung dari El dan Dul ini.

Sang produser Raffi Ahmad mengatakan dirinya berani bersaing denga film terlaris yang saat ini digandrungi remaja Indonesia.

“Film ini ceritanya anak-anak milenial, percaya enggak percaya ini (takhayul) akan ada. Saya sendiri sebagai produser baru, bukan cari aman, justru ini saya tunjukkan film Secret lawan Thanos (Avengers: Infinity War) nggak takut. Saya yakin film ini akan sukses,”tandas Raffi Ahmad yang belum menyebutkan kapan film tersebut akan tayang. (mia)

Let's block ads! (Why?)

Sabtu, 28 April 2018

Ikut Syuting Film ’22 Menit’ di Thamrin, Jenderal Tito Ditilang Polisi

JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Muhammad Tito Karnavian ikut syuting film ’22 Menit’ di Thamrin, Jakarta Pusat. Kapolri memainkan salah satu adegan di film tersebut bersama istrinya.

Jenderal Tito datang ke lokasi syuting film ’22 Menit’ di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (28/4/2018). Kapolri didampingi istrinya, Tri Suswati.

Jenderal Tito sempat berbincang di Starbuck Thamrin sebelum menjalani syuting atau pengambilan gambar. Nampak di lokasi Karomisintel Hubungan Internasional Polri, Brigjen Pol Krishna Murti dan sejumlah pejabat Polri lainnya.

Jenderal Tito kemudian menjalani Syuting. Dalam adegan itu, Jenderal Tito memakai kaos warna putih, topi warna cokelat. Jenderal Tito mengendarai motor matic besar membonceng istrinya. Mereka tidak memakai helm hingga kemudian ditilang polisi di simpang Jalan Thamrin.

Film ’22 menit’ yang disutradarai oleh Eugene Panjiini menceritakan insiden bom bunuh diri di Thamrin pada Januari 2016 lalu. Saat peristiwa itu, Jenderal Tito masih menjabat Kapolda Metro Jaya dan berpangkat Irjen.
(tribratanews/sir)

Let's block ads! (Why?)

Jenita Janet Goyang WBP Rutan Kelas IIB Kota Depok

DEPOK – Jenita Janet punya pengalaman baru dalam karirnya sebagai pedangdut. Pelantun ‘Direject’ ini didapuk menghibur ribuan warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas II B Kota Depok, dalam rangka memeriahkan HUT ke-54 Pemasyarakatan dan HUT ke-19 Kota Depok.

“Saya senang sekali sebagai bintang tamu menghibur seluruh narapidana di Rutan Depok. Seru juga bisa membangkitkan suasana lebih meriah,” kata Jenita yang ketika tampil mengenakan wig berwarna ungu muda, Sabtu (28/4/2018).

Jenita mengaku, tak ada ketakutan ketika dirinya diharuskan tampil di hadapan para warga binaan. “Aku sendiri nggak takut kok. Seorang penyanyi sama saja, sama seperti kita tampil di luar sana. Bahkan orang luar belum tentu loh baik, justru kadang di luar yang anarkis,” katanya.

Sementara itu, Karutan Depok Sohibur Rachman menyebutkan, bahwa gelaran acara peringatan HUT ke-54 Pemasyarakatan ke 54 dan HUT ke-19 Kota Depok ke 19, yang penuh hiburan memang dipgelar untuk menghibur warga binaan.

jenita janet2

Jenita janet (pakaian pink) berdampingan dengan Walikota Depok, Karutan Depok, dan Kapolsek Sukmajaya Kompol Bronet merayakan HUT Kota Depok ke 19 sekaligus meresmikan perpustakaan dan panggung musik. (Angga)

“Sesekali WBP perlu juga dikasih hiburan juga, hal ini juga sebagai bentuk kepedulian PAS dalam memperhatikan para WBP antisipasi perbuatan tidak diinginkan,”ujar Karutan Depok, Sohibur Rachman, usai acara.

Selain itu di kesempatan merayakan HUT ke-19 Kota Depok, Sohibur juga mengundang Walikota Depok Mohamad Idris untuk meresmikan gedung taman bacaan perpustakaan yang berada di dalam tahanan Blok B.

“Untuk penambahan fasilitas perpustakaan ini dapat digunakan bagi para napi WBP untuk gemar membaca. Dalam membaca buku banyak tambah pengetahuan dan menjadi pintar,” tambahnya. (angga/embun)

Let's block ads! (Why?)

Jumat, 27 April 2018

Nikita Mirzani : Elly Sugigi Terlalu Cantik

JAKARTA– Kabar hubungan Irfan Sbaztian dan Ely Sugigi menggelitik Nikita Mirzani untuk ikut berkomentar pedas. Menurut Niki, Irfan dan Ely tak pantas menjalin hubungan, apalagi harus melangkah menuju pelaminan.

“Nggak ada cocok-cocoknya. Ely Sugigi terlalu cantik untuk si brondong itu. Ini ‘kan gagalnya udah keempat ya, banyak banget kayak kambing. Maksudnya kemarin kan umurnya kayak yang ini juga, takutnya nanti gagal lagi, jangan kawin-cerai, kawin-cerai. Mendingan cari yang seumuran walalupun sulit, ya,”tutur Nikita Mirzani, kemarin.

Nikita juga mengaku kasihan jika cinta Ely lagi-lagi dimanfaatkan lelaki. Pasalnya, Ely adalah wanita pekerja keras, hingga bisa sukses, pria pria yang dekat dengannya hanya ingin mengambil kekayaannya saja.

“Kita tahu kan Ely pekerja keras. Sayang saja uang hasil kerja kerasnya digunakan untuk hal-hal yang mubazir. Ya iyalah itu dimanfaatin materinya, kalau nggak apa. Gue nggak tahu mendukung apa nggak, pokoknya apa yang bikin dia bahagia ya udah,” tandasnya. (mia/d)

Let's block ads! (Why?)

Amanda Manopo Tak Suka Film Horor, Dapat Peran Hantu

JAKARTA – Terbiasa main di film drama percintaan remaja, Amanda Manopo ditantang menjadi hantu gentayangan dalam film horor bertitel Sajen. Memerankan tokoh Alanda, siswi bunuh diri akibat korban bullying, artis 18 tahun ini mengaku awalnya sempat kerepotan.

“Maklum make-upnya luar biasa banget, lama lagi. Apalagi aku belum pernah main film horor. Make-upnya kan kalo di film drama biasa aja. Kalo jadi hantu, dandan wajah, pakaian, semua serba serem. Pas ngaca, aku teriak sendiri,” ujar pemain film Surat Cinta Untuk Starla The Movie, Aku, Kau & KUA, Coboy Junior The Movie dan Sampai Ujung Dunia ini.

Namun, hasilnya mampu berakting maksimal, baik dalam adegan seram, sadis, sedih dan brutal dalam film tersebut.

Dalam sesi screening di Epicentrum Kuningan, Jumat (27/4) kemarin sore, Amanda menyatakan, dia bukan tipe cewek penakut. “Makanya pas make-up, trus take, aku merasa biasa-biasa aja. Tapi gitu ngaca, apalagi pas dubbingnya, aku kaget bukan kepalang, sangat bikin merinding,” akunya.

Amanda juga mengaku, dia tidak suka film horor. “Nggak pernah nonton malah. Tapi pas sutradaranya (Hanny R Saputra) ngajak, aku kayak ditantang gitu. Akhirnya penasaran juga, pengen ngerasa suting film horor itu kayak apa. Nggak tanggung-tanggung, langsung jadi hantunya he he, pengalaman banget,” beber pemain sinetron Hati yang Memilih, Mermaid In Love 1 & 2 ini.

Kini, Amanda bingung sendiri jelang diputarnya film Sajen yang dia bintangi bersama Angga Yunanda, Rachel Amanda, Aliff Ali, Stefi Zamora pada 3 Mei nanti. Tak suka film horor tapi sudah memerankan sebagai hantunya. (ali/d)

Let's block ads! (Why?)

Keluarga Keluarkan Pernyataan Soal Kematian Avicii

AMERIKA – Banyak spekulasi yang terbentuk pasca meninggalnya DJ asal Swedia, Avicii. Namun satu spekulasi yang kini berhembus kencang ialah penyebab meninggalnya DJ muda ini diakibatkan bunuh diri.

Dilansir dari Billboard, setelah enam hari Tim Bergling atau Avicii, ditemukan meninggal dunia, keluarga pelantun ‘Wake Me Up’ ini mengeluarkan pernyataan kedua terkait kehidupan dan karir Avicii. Sumber-sumber dari Billboard pun menyebutkan pernyataan tersebut seperti mengisyaratkan penyebab kematian DJ ini akibat bunuh diri.

“Tim kami yang terkasih adalah seorang pencari, ia memiliki jiwa artistik yang rapuh untuk mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan eksistensial,” kata pihak keluarga.

Keluarga juga menyebutkan ketika Avicii berhenti melakukan tur, ia ingin menemukan keseimbangan dalam hidup untuk bahagia. Juga, melakukan yang paling ia sukai, yaitu musik.

“Dia tidak bisa pergi lebih lama lagi. Dia ingin menemukan kedamaian,” tambah anggota keluarga Avicii.

(Baca: DJ Asal Swedia Avicii Meninggal di Oman)

Pernyataan tersebut seakan mengisyarakatkan kematian DJ asal Swedia ini karena bunuh diri. Keluarga juga menyebutkan mengenai karir bagi Avicii.

“Tim tidak dibuat untuk mesin bisnis di mana ia bekerja, dia adalah seorang pria yang sensitif yang mencintai penggemarnya tetapi menghindari sorotan.”

Pada Senin (23/4/2018), keluarga Bergling merilis pernyataan terima kasih kepada penggemar dan artis atas pernyataan dukungan dan upeti mereka, yang menjangkau seluruh dunia.

“Kami sangat berterima kasih untuk semua orang yang menyukai musik Tim dan memiliki kenangan berharga dari lagu-lagunya,” kata satu anggota keluarganya.

DJ Avicii ditemukan di sebuah kamar hotel di Oman pada Jumat (20/4/2018). Dari dua otopsi tidak ada yang mencurigakan diketahui Avicii memang memiliki masalah kesehatan. Sehingga ia tidak lagi melakukan tur sejak 2016. (cw2/yp)

Let's block ads! (Why?)

Film ‘Pengabdi Setan’ Berjaya di Amerika Serikat

JAKARTA – Film ‘Pengabdi Setan’ terus mengharumkannama Indonesia di mancanegara. Yang terbaru, film arahan Joko Anwar ini berhasil mengungguli puluhan film horor di Overlook Film Festival yang digelar di Amerika Serikat, dengan menjadi Film Terbaik.

Joko Anwar sendiri yang mengumumkan kemenangan film garapannya lewat akun media sosial, Twitter pada Kamis (27/4/2018).

Pengabdi Setan menang film terbaik di Overlook Film Festival,” tulis Joko.

Di Tanah Air Sendiri, film yang dibintangi Tara Basro ini menjadi film horor terlaris sepanjang masa.  Lebih dari 4 juta penonton di Indonesia berhasil dihantui oleh film berdurasi 107 menit tersebut.

Bukan hanya Indonesia, film ini juga berhasil memikat penonton dari negara lain seperti Malaysia, Hong Kong, Belanda, Australia, Jepang, Polandia hingga Spanyol. (embun).

Let's block ads! (Why?)

Dikontrak 300 Entertainment, Agnez Mo Dipandu Pembimbing Janet Jackson

AMERIKA SERIKAT – Agnez Mo telah resmi menjadi bagian dari label rekaman Amerika Serikat, 300 Entertainment.  Bukan hanya itu, pembimbing Justin Timberlake dan Janet Jackson, Johnny Wright bakal menjadi pemandu bagi Agnez Mo.

Agnez mengungkapkan jika keberhasilannya menjadi seperti saat ini adalah karena ia didukung tim yang solid yang percaya kepadanya.

“Saya selalu percaya bahwa keajaiban seni terletak dalam jiwa, yaitu cinta dan semangat seseorang. Ini mengapa penting bagi saya untuk memiliki tim yang percaya kepada saya dan karya saya sebesar diri saya sendiri,” tutur Agnez Mo yang diwawancara Billboard.

Bagi Agnez, tim bukan hanya pelengkap, namun pendukung utamanya. Tanpa tim yang hebat, pelantun ‘Coke Bottle’ itu merasa tidak akan mampu seperti saat ini.

“Mereka memperlakukan saya seperti keluarga dan berjuang dengan saya layaknya sebuah kesatuan. Tim yang berpikir dan bertingkah laku tak biasa DAN menembus batas bersama saya. Tim yang menyemangati dan membuat saya melakukan hal luar biasa,” ujar Agnez Mo. (embun)

Let's block ads! (Why?)

Kamis, 26 April 2018

Pipi Jennifer Dunn yang Chubby, Pengacara : Dia Hamil Nasi!

JAKARTA – Jennifer Dunn atau yang lebih dikenal Jedun terlihat lebih gemuk dari biasanya. Hal ini terlihat lantaran pipinya yang agak chubby dan tubuhnya yang lebih berisi ketika menghadiri sidang lanjutan terkait kasus penyalahgunaan narkotika yang menyandungnya.

Melihat tubuh artis cantik tersebut yang lebih berisi, banyak orang menduga-duga jika Jedun tengah berbadan dua. Mendengar hal ini, kuasa hukum Jedun, Pieter Ell, sontak tertawa. Ia pun membantah jika kliennya ini sedang hamil. Ia justru berguyon kalau Jedun memang tengah hamil, tetapi hamil nasi.

“Hamil nasi. Ya dia makan nasi jadi gemukkan. Jadi biasalah. Saya juga sudah konfirmasi langsung tadi sebelum sidang,” ujar Pieter yang ditemui usai persidangan Jedun di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis (26/4/2018).

Ia menambahkan, ia tidak menanyakan secara langsung melainkan memperlihatkan berbagai chat yang diterimanya dari awak media. Kata Pieter, Jedun pun biasa saja, dia hanya meminta agar dirinya menjelaskan kondisi yang sebenarnya.

“Itu hamil nasi karena kegemukkan. Kegiatan di dalam kan cuma makan tidur aja kan,” serunya.

Meski tengah menjalani proses hukum, dan mendekam di jeruji besi, namun Jedun tetap terlihat segar dan cantik. Alisnya tetap terukir, sapuan blush on juga masih terlihat merona di pipinya, meski terlihat lebih berisi, namun Jedun tetap terlihat cantik. (cw2/b)

Let's block ads! (Why?)

Kangen Band Dikonfrontir Terkait Kasus Royalti

DEPOK – Para personel Kangen Band didampingi pengacara mendatangi Polres Depok, 26 April 2018 sekitar pukul 14.00. Kedatangannya bertujuan untuk melanjutkan perkara pelaporan pihak  Kangen Band terhadap TA Pro Music mengenai kasus royalti yang dianggap merugikan pihak Andika cs.

Agenda kali ini adalah konfrontir yang mempertemukan pihak Kangen Band dengan TA Pro Music. Proses konvrontir dilalukan di unit krimsus Polres Depok selama kurang lebih 30 menit.

Dari agenda tersebut menghasilkan beberapa pernyataan yang dianggap pihak Kangen Band belum jelas dan masih banyak hal yang kontradiktif.

“Kami sepakat ada beberapa hal yang masih belum ketemu penjelasannya,” ucap Razman Arif selaku Kuasa Hukum Kangen Band.

Terdapat juga pendapat TA Pro yang dianggap tidak sesuai oleh Razman mengenai pengiriman dana sebesar 70juta.  “Ada dana sekitar kurang lebih Rp84 juta tapi yang diatur langsung oleh Pak Toto kalau tidak salah sekitar 70juta. Kita sendiri tidak tahu uang Rp70 juta itu untuk Kangen Band atau Andika sendiri”, Lanjutnya.

Razman menambahkan bahwa jika dihitung dari jumlah tampil Kangen Band dengan royalti yang diterima itu sangat berbeda jauh. “Hitungan-hitungan Rp 70 juta sekali manggung kalau ditotal selama satu tahun sudah mencapai Rp 2 milyar, karena Kangen Band sudah memenuhi 10 sampai 15 kali manggung,” lanjutnya.

Pentolan Kangen Band, Andika pun menambahkan kalau semoga kasus ini dapat dibicarakan secara baik-baik dan secara kekeluargaan. “Kalau bisa dibicarakan baik-baik kenapa enggak apa, sih. Masalah yang gak bisa diselesaikan, kan semua pasti bisa,” pungkasnya. (m8/win)

Let's block ads! (Why?)

Jennifer Dunn Beberapa Kali Nyabu Bersama Raditya

JAKARTA – Jennifer Dunn alias Jedun kembali diadili dengan agenda keterangan saksi terkait kasus penyalahgunaan narkotika . Raditya alias Tia mengaku sudah 3-4 pernah memakai bersama Jedun.

Tia mengatakan Minggu (31/12/2017) sebelum Jedun tertangkap sempat memakai sabu bareng dirinya. Pada saat itu ia memang ada kerjaan dengan Jedun di rumahnya. Sebelumnya memang ia pernah memakai bersama Jedun.

“Di tempat Jeje. Di ruang tamu juga, itu di apartemen Jeje sebelum ke rumahnya yang ini. Break lama. Baru itu di rumah,” terang Tia di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan,Kamis (26/4/2018).

Ia pun menambahkan, pada Minggu Jedun ditangkap memang ia sempat bertemu dulu untuk membicarakan pekerjaan di rumah Jedun.

“Untuk urusan kerja Pak kita ada meeting waktu itu jam 13.00 WIB. Pas sudah sampai rumah dipanggil ke atas, saya dipanggil asistennya ke atas. Dipanggil Jeje. Ketemu (Jeje). Ditanya, Mau ga? Itu ada,” kata Raditya menjawab hakim.

Pada saat itu Jedun tidak langsung menyodorkan sabu tersebut. Namun kata Tia, ia tahu kalau yang dimaskudnya adalah sabu karena memang ia sudah berapa kali menggunakan bersama. Sehingga paham maksud perkataan Jedun. Setelah itu, perempuan 28 tahun itu memberikan sabu tersebut.

“Jeje udah terus ngasih ke saya. Waktu saya dateng emang udah selesai,” ujar Tia.

Dia pun mengatakan, yang menuangkan sabu waktu itu adalah Jedun dengan menggunakan pipet atau sedotan. Lebih lanjut kata Tia, saat itu ia hanya sebentar berada di rumah Jedun. Karena pukul 13.00 ia dan artis cantik tersebut ada meeting bersama. Setelah meeting, sekitar pukul 15.30 WIB Tia mendatangi kediaman Ferly untuk suatu pekerjaan. Ia pun mengakui kalau Ferly memang menitipkan sabu ke dirinya. Akan tetapi barang tersebut tidak sampai ke tangan Jedun.

“Waktu itu posisi ujan besar. Saya mandi dulu baru ke rumah Jeje. Polisi datang dulu, baru saya. Ojek saya suru jalan dulu itu saya buang,” tambahnya.

Namun ia mengaku baru tertangkap oleh kepolisian 4 Januari 2018 atau 4 hari setelahnya. Ia mengaku awalnya sabu digunakan untuk Tahun Baruan. “Rencananya seperti itu tapi keburu ketangkep pak.”

Ia mengungkapkan kalau Jedun mengenal Ferly karena dirinya. Sehingga istri siri Faisal Haris ini bisa menanyakan perihal sabu ke Ferly.

” Waktu saya pertama kenal Ferly karena kerjaan. Ternyata udah lama dia bilang gua ada ini, nih mau ga? Pas ketemu Jeje nawarin,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Jennifer Dunn alias Jedun tertangkap di kediamannya di kawasan Jakarta Selatan atas penyalahgunaan narkotika. Tepat sebelum dirinya ditangkap, kepolisian lebih dahulu menangkap FS atau Ferly yang mengirimkan sabu pesanan Jedun. Keduanya ditangkap di hari yang sama, Minggu (31/12/2017). (cw2/b)

Let's block ads! (Why?)

Ini Cerita Saksi Bagaimana Jennifer Dunn Memesan Sabu

JAKARTA – Jennifer Dunn atau yang lebih dikenal Jedun kembali menjalani sidang lanjutan dengan agenda mendengarkan kesaksian dari dua saksi. Yaitu Ferly Faisal (FS) dan Raditya atau Tya. Ferly merupakan orang yang mengantarkan sabu kepada Jedun.

Menurut kesaksian Ferly, pada Sabtu (30/12/2017) malam, Jedun menghubunginya melalui sambungan telepon. Saat itu kata Ferly, ia juga sedang mencari sabu namun belum ada.

“Sebelum Jennifer Dunn telepon atau pun tidak, saya memang sedang nyari. Saya lagi ga ada barang. Pada saat itulah Jennifer Dunn telepon saya, ‘lagi ada barang ga lo? Lagi ada sabu ga?’ ‘Gua juga lagi cari besok gua kabarin karena gua baru dapat info pagi,” ujar Ferly di , Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ampera, Jakarta Selatan, pada Kamis (26/4/2018).

Kemudian ia menambahkan, ia mendapat sabu seberat 1 gram , yang mana sebelumnya ia hanya memesan 0.5 gram sabu saja, namun karena ada titipan, kata Ferly, ia mengganti pesanannya menjadi seberat 1 gram. Ia kemudian mengambil sabu tersebut di daerah Tendean, Jakarta Selatan, di depan gedung Trans TV, tepat di pinggir jalan.

Setelah ia mendapatkan sabu tersebut, Ferly membagi dua untuk dirinya sendiri dan Jedun. Tanpa ditimbang terlebih dulu kata Ferly, ia membaginya langsung ke dalam plastik kecil lainnya yang memang tersedia ketika ia membeli sabu tersebut.

“Saya misahkan di mobil, sudah berhenti (mobilnya). Berhenti di Kemang juga. Tuang aja. Dituang ke plastik, kan ada dua plastik pak,” terangnya.

Keduanya pun bertemu di parkiran Mcd Kemang. Karena Ferly mengetahui mobil milik artis cantik tersebut, ia pun memilih untuk memarkirkan mobilnya tepat di sebelah mobil milik Jedun. Ferly pun menghampiri dara 28 tahun tersebut dan langsung memberikan sekotak bekas bungkus rokok ke Jedun dan setelah itu mereka meninggalkan lokasi tersebut.

Tetapi uang pembelian sabu tersebut belum ditransfer oleh artis cantik tersebut. Sehingga Ferly lebih dahulu membayari pembelian sabu tersebut.

Ia menambahkan, sekitar 20-30 menit setelahnya, Jedun mengirimkan pesan singkat melalui aplikasi Whatsapp. Pesannya berisikan ketidakpuasan Jedun karena dinilai berat sabu yang diberikan tidak sesuai dengan yang ia minta. Namun Jedun tidak meminta kekurangan sabu tersebut.

“Saya yang inisiatif. Karena ada whatsapp tidak sesuai isinya ya saya berikan, melalui Tya. Kebetulan Tya sedang ke rumah saya ada urusan kerjaan, juga katanya mau ke tempat terdakwa ya udah saya titipkan saja,” jelas Ferly.

Namun setelah kesaksian dari Ferly selesai, Jennifer Dunn mengaku keberatan. Ia pun mengatakan kepada hakim kalau ada yang tidak sesuai menurutnya.

“Saya tidak memesan sebanyak 1 gram tapi hanya 0.5 gram. Untuk komunikasi dengan Ferly melalui Whatsapp itu tidak ada,” serunya.

Diberitakan sebelumnya Jennifer Dunn alias Jedun tertangkap di kediamannya di kawasan Jakarta Selatan atas penyalahgunaan narkotika. Tepat sebelum dirinya ditangkap, kepolisian lebih dahulu menangkap FS atau Ferly yang mengirimkan sabu pesanan Jedun. Keduanya ditangkap di hari yang sama, Minggu (31/12/2017). (cw2/b)

Let's block ads! (Why?)

Rabu, 25 April 2018

Film Avengers: Infinity Wars Pecahkan Rekor

JAKARTA – Film gabungan superhero Marvel Avengers : Infinity War sudah berhasil menjual tiket sebesar Rp 3,4 Triliun. Hanya butuh 6 jam saja bagi Avengers : Infinity War untuk memecahkan rekor penjualan tiket presale lewat situs fandago.com.

Diprediksi akan jauh lebih baik dari film Black Panther yang sebelumnya memegang takhta rekor penjualan terbanyak dalam kurun waktu 24 jam.

Berdasarkan penjualan tiket presale di Fandago, Avengers : Infinity War dipastikan memecahkan rekor penjualan presale tertinggi mengalahkan film-film Marvel yang lain sebut saja Black Panther, Thor : Ragnarok, Spiderman : Homecoming, Doctor Strange, Captain America : Civil War dan Ant-Man. Sejak dua minggu sebelum tayang, penjualan tiket Avengers : Infinity War ludes dua kali lipat.

Di sejumlah bioskop kawasan Jabodetabek untuk pertunjukan perdana pada Rabu, 25 April, Tiket Avengers: Infinity War juga nyaris ludes tanpa sisa. Di Jakarta misalnya, melalui situs penjualan tiket online masing-masing jaringan bioskop, XXI yang ada di Plaza Senayan dan Kota Kasablanka tampak penuh dengan sisa bangku yang bisa terhitung jari.

Kondisi serupa juga terlihat di wilayah lain seperti XXI Margo City Depok, Plaza Cibubur, Kalibata, Bintaro, BSD, Sumarecon Bekasi, dan masih banyak lagi. Rata-rata bangku yang sudah dipesan penuh pada jam 17.00 WIB ke atas. Artinya, pada jam selepas pulang kerja.
Begitu juga dengan penjualan pada CGV Cinemas. Di Grand Indonesia, pertunjukkan pada pukul 17.35 dan 20.45 WIB penuh dengan sisa sedikit bangku. Bahkan, tiket untuk menonton di teater Velvet 2D pada bioskop ini ludes tanpa sisa.

Film yang menceritakan bersatunya para pahlawan dengan kemampuan super dari berbagai film franchise Marvel untuk mengalahkan Thanos memang ditargetkan untuk membukukan keuntungan sekitar 200 juta dolar Amerika Serikat di Negeri Paman Sam. Target sebesar itu juga dipasang Marvel Studios untuk perilisan Avengers : Infinity War di seluruh belahan dunia.

“Ini adalah kebanggan kerja keras 10 tahun pembangunan dunia film dan pengembangan karakter telah mengubah budaya pop. Film ini mempretasikan akhir zaman. Para penonton mungkin sangat penasaran dengan pertujukkannya. Dan ini bisa membuat penjualan tiket melonjak naik, ” ujar Shawn Robbins kepala analisis di BoxOffice.com.

Indonesia mendapatkan kesempatan untuk menyaksikan terlebih dahulu akting apik Robert Downey Jr., Scarlett Johansson, Mark Ruffalo, Chris Hemworth, Chris Evans, Elisabeth Olsen, Benedict Cumberbatch, Jeremy Renner dan beberapa pemain pendatang baru di Marvel Cinematic Universe pada Rabu, 25 April 2018.

Sedangkan Amerika Serikat baru bisa menyaksikan film ini pada Jumat, 27 April 2018. Tiket presale untuk Indonesia pun sudah dijual oleh jaringan bioskop XXI dan CGV Blitz. (Sarah/d)

Let's block ads! (Why?)

KPK Geledah Tujuh Lokasi Terkait Dugaan Gratifikasi Gubernur Zumi Zola

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan gratifikasi yang menjerat Gubernur Jambi (nonaktif), Zumi Zola. Juru bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, penyidik telah menggeledah tujuh lokasi, di Provinsi Jambi.

“Kemarin (24/4) penyidik melakukan geledah di tujuh lokasi di Provinsi Jambi terkait dengan TPK menerima Gratifikasi  terkait proyek-proyek di Dinas PUPR Provinsi Jambi Tahun 2014-2017,” kata Febri, saat dikonfirmasi, Rabu (25/4/2018).

Ketujuh lokasi itu, yakni kantor sebuah perusahaan kontraktor, dan enam rumah di Kota Jambi dan Tanjung Jabung Timur. “Dalam penggeledahan ini, penyidik menyita beberapa berkas dan dokumen terkait dengan proyek dan catatan keuangannya,” imbuh Febri.

Selain itu, penyidik juga memeriksa enam saksi terkait kasus itu. Pemeriksaan dilaksanakan di Kantor Kepolisian Daerah Jambi, Jalan Jend. Sudirman No.45, Tambak Sari, Jambi Selatan, Kota Jambi.

Adapun unsur saksi yang yang diperiksa hari ini adalah Pegawai Negeri Sipil Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Jambi, dan swasta. “Penyidik mendalami pengetahuan saksi terkait dengan pemberian ke Gubernur Jambi,” tuntas Febri.

Kasus yang menjerat Zumi terkuak dari pengembangan kasus dugaan suap kepada anggota DPRD Jambi terkait pengesahan RAPBD Jambi 2018 atau dikenal kasus pemberian “uang ketok palu”. KPK menduga bukan tidak mungkin ada peran keterlibatan aktor sejumlah film dan sinetron itu dalam perkara yang berkasnya sudah naik ke meja hijau itu.

Eks Ketua DPW PAN Jambi itu ditetapkan sebagai tersangka dugaan penerimaan gratifikasi atau suap Rp6 miliar terkait proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi 2014-2017.

Mantan Bupati Tanjung Jabung Timur itu dijadikan tersangka bersama dengan anak buahnya, Pelaksana tugas  Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemprov Jambi, Arfan.

Dalam kasus gratifikasi, KPK menduga Zumi bersama Arfan menerima uang sejumlah Rp6 miliar dari para kontraktor yang menggarap proyek di lingkungan Pemprov Jambi. Uang itu yang disinyalir disalurkan kepada anggota DPRD Jambi sebagai “uang ketok” pengesahan  RAPBD Jambi tahun anggaran 2018.

Sementara, dalam kasus pengesahan APBD Jambi 2018, KPK lebih dulu menetapkan empat orang tersangka. Selain Arfan, Erwan Malik, dan Syaifuddin, penyidik juga menetapkan status tersangka kepada anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi PAN, Supriyono. (julian/win)

Let's block ads! (Why?)

Indah Sari Duet dengan Keisa Alvaro, Putra Pasha Ungu

JAKARTA – Usai berduet dengan penyanyi sekaligus komedian Doyok, penyanyi Indah Sari kini berduet dengan Keisa Alvaro, putra Pasha ‘Ungu’ dan Okie Agustina.

“Duet dengan Keisa itu nggak bosenin, seneng banget, karena dia anaknya pintar dan bagus suaranya,”tutur Indah Sari, Rabu (25/4/2018) sore.

Pelantun ‘Siapakah Tuhanmu’ ini juga mengatakan sudah dua kali berduet dengan Kiesa Alvaro.
“Rekaman bareng Kiesa cuma butuh waktu sejam dengan mengubah lirik, pokoknya dia cepet nangkep, kan kayak mas Pasha pinternya,”terang pelantun ‘Gara-Gara Kamu’ ini.

Artis cantik ini mengatakan tak mengalami kendala saat berkolaborasi dengan Kiesa. Bahkan bulan puasa mendatang, keduanya akan merilis singel religi berjudul ‘Indung-Indung’.

Pemilik ‘Goyang Dodol’ ini juga baru saja menggarap lagu terbarunya berjudul ‘Move On’ ciptaan pedangdut Ruri Modisca, yang menceritakan tentang pengalaman hidupnya.

“Move on itu harus ya, kita akan cepat move on kalau ada penggantinya,”tandas Indah Sari. (mia/b)

Let's block ads! (Why?)

Selasa, 24 April 2018

Cabuli Anak di Bawah Umur, Aa Gatot Divonis Penjara 9 Tahun

JAKARTA – Gatot Brajamusti (Aa Gatot) divonis 9 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (24/4).  Mantan Ketua Persatuan Artis Film (PARFI) ini  Aa Gatot ini dianggap terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindakan asusila mencabuli  korban di bawah umur.

Selain kasus asusila Gatot masih harus menghadapi sidang kasus kepemilikan senjata api dan satwa liar.  Gatot Brajamusti hari ini mendengarkan vonis atas kasus asusila yang dilaporkan CTP. Dalam hal ini, majelis hakim menjatuhkan vonis hukuman kurungan penjara pada Aa Gatot.

Hakim Ketua, Irwan, membacakan berkas Aa Gatot. Hakim ketua mengatakan bahwa mantan guru spiritual Elma Theana dan Reza Artamevia itu terbukti bersalah dan melakukan tindak pidana, melakukan tipu muslihat dan melakukan persetubuhan dengan anak. Oleh karena itu, Aa Gatot dengan Undang-undang Perlindungan Anak.

“Setelah mendengar pembelaan terdakwa dan penasihat hukum yang lengkap. Tanggapan JPU atas pembelaan terdakwa,” ucap Hakim Ketua.

Hakim Ketua mengatakan awalnya Gatot ingin menjadikan CTP seorang backing vocal. Setelah dikenalkan pada terdakwa dan latihan pada pukul 3 pagi.

“Setelah latihan jam 3 pagi, saksi dipanggil ke bus di depan rumahnya, tidak ada siapa-siapa, saksi Citra masuk ke bus dan duduk di bangku paling belakang dan ngobrol-ngobrol. Terdakwa mencoba mencium saksi Citra, namun tidak mau, saksi kemudian dirayu sebelumnya. Terdakwa langsung mengisap aspat dan tawarkan ke Citra,” baca hakim ketua.

Saat kejadian itu, Citra pun dalam beekas yang dibacakan hakim selalu menolak ajakan. Saat dicium usai menggunakan aspat, Citra merasa dihipnotis. Saat itu CTP masih tergolong usia anak-anak karena masih belum 17 tahun.

“Saksi Citra tidak mau dan selalu menolaknya. Terdakwa bilang aspat dari negeri jin. Kemudian, terdakwa mencium saksi. Saksi mengaku dihipnotis,” lanjutnya.

Kemudian Citra dan Gatot kembali bertemu di Putri Duyung Cottage dan masuk ke kamar yang dipesan untuk Ary Suta. Disitulah mulai terjadi hubungan suami istri antara Citra dan Gatot Brajamusti.

Namun Citra sempat menolak karena belum dinikahi oleh Gatot. Dibacakan oleh hakim, Gatot mulai mengakali Citra dengan ‘pernikahan’. “Persetubuhan berlangsung 1 jam. Saat itu Citra masih 16 tahun 10 bulan,” ucap hakim Ketua, Irwan.

Gatot Brajamusti dan Citra teeungkap melakukan hubungan intim di beberapa tempat. Hubungan intim itupun dilihat oleh Reza Artamevia. “Diperoleh fakta hukum hubungan bersetubuh berlangsung di Kemang, Pondok Indah, hotel Crystal, dan Sukabumi. Disaksikan oleh Reza Artamevia,” kata Hakim Ketua.

“Terdakwa menyuruh Dewi Aminah untuk menggugurkan kandungan Citra. Dewi Aminah kasih test pack, hasilnya positif,” lanjutnya.

Maka, majelis hakim memutuskan vonis yang dijatuhkan pada Aa Gatot Brajamusti. Majelis hakim menjatihkan hukuman lebih rendah dari tuntutan yakni 15 tahun penjara.

“Menyatakan terdakwa Gatot Brajamusti telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana membujuk anak untuk melakukan persetubuhan,” ucap hakim ketua, Irwan.

“Menjatuhkan pidana penjara selama 9 tahun dan denda Rp 200 juta dengan ketentuan, jika tidak dibayar diganti kurungan 6 bulan,” tegasnya dan mengetuk palu.

Sebelumnya, Gatot Brajamusti dituntut 15 tahun penjara dan denda Rp 200 juta Rupiah subsider 1 tahun kurungan. Oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hadiman, Gatot dianggap melanggar ketentuan Pasal 81 ayat (2) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Gatot Brajamusti dituntut 15 tahun penjara karena dianggap terbukti telah memerkosa perempuan berinisial CT. Pemerkosaan terhadap CT berlangsung dari 2007 hingga 2011, atau ketika CT masih berusia 16 tahun. (win)

Let's block ads! (Why?)

Senin, 23 April 2018

Setelah Juara Indonesian Idol, Maria Ingin Kuliah di Singapura

JAKARTA – Sempat tidak direstui orang tua untuk ikut audisi Indonesian Idol 2018, namun Maria membuktikan di usia yang masih belia, dirinya mampu menjuarai kompetisi besar ini.

Tepat pukul 12 Senin malam tadi, Daniel selaku pembawa acara menutup pemungutan suara online. Kedua finalis, Abdul dan Maria pun menunggu pengumuman dengan ekspresi tegang.

“Indonesia memilih…Maria!” seru Daniel.

Sontak, wajah Maria Simorangkir  merekah gembira mendengar pengumuman tersebut. Setelah 4 bulan menjalani audisi, akhirnya ia menuai hasil manis.

Maria pun berhak mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp150 juta, 1 unit mobil terbaru, dan kontrak bersama label musik ternama.

Wanita asal Medan, Sumatera Utara ini berencana akan menabung hadiah uang tunai sebagai bekal pendidikannya di masa depan. “Ada cita-cita mau kuliah di Singapura,” katanya.

Siswi kelas 2 SMK ini akan kembali fokus bersekolah lagi agar setelah lulus, ia bisa mengambil kuliah jurusan musik. “Biar sesuai sama minat aku juga,” tambah Maria.

Maria masih merasa seperti bermimpi ketika menjadi juara. Ia semakin optimis bahwa menjadi juara adalah sebuah awal karir dirinya yang masih panjang ke depan. (cw5/b)

Let's block ads! (Why?)

Kontestan LIDA Ini Awalnya Tidak Suka Dangdut

JAKARTA – Arif kontestan liga dangdut Indonesia (LIDA) asal Sumatera Barat ini mengaku dianugerahi bakat di bidang tarik suara. Namun bukan berarti suara merdunya yang menyanyikan lagu-lagu dangdut itu didapatkan begitu saja.

Arif mengaku awalnya ia tidak menyukai dangdut sama sekali. Tapi baru sekitar dua tahun yang lalu akhirnya ia jatuh cinta dengan musik dangdut.

“Iya tertarik. Jadi suka karena event-event Indosiar gitu lah. Jadi ternyata dangdut itu bisa diubah ke mana-mana, itu lah indahnya dangdut,” ujar Arif kepada poskotanews.com pada Senin (23/4/2018) di Studio 5 Indosiar, Jakarta Barat.

Penyandang tuna netra ini menambahkan, sebelumnya ia juga belum punya pengalaman bernyanyi dari panggung ke panggung. Suara merdu yang ia miliki sekarang kata Arif, adalah hasil ia belajar dari musik-musik dangdut yang ditayangkan di televisi.

Berkat bakat menyanyi yang ia miliki dan suara yang merdu, Arif berhasil maju ke babak 6 besar di LIDA, bersama Ridwan asal Sumatera Utara dan Selfi asal Sulawesi Selatan dari grup 2. (cw2/b)

Let's block ads! (Why?)

Juara 2 Indonesia Idol, Abdul :Hadiahnya Buat Beli Gitar

JAKARTA – Dengan usia yang menginjak 27 tahun, Indonesian Idol 2018 merupakan kesempatan terakhir bagi Abdul menjadi peserta. Kesempatan itu pun tak disia-siakan peserta asal Denpasar, Bali, ini dan berhasil menjadi runner-up Indonesian Idol musim ke-9.

Suaranya yang lembut membuat dirinya digilai oleh penggemar yang kebanyakan kaum hawa. Salah satu juri, Bunga Citra Lestari pun berkata bahwa Abdul mempunyai suara yang seksi.

Keberhasilan Abdul meraih juara ke-2 menandakan bahwa dirinya berhak mendapatkan uang tunai sebesar Rp100 juta dan 1 unit mobil terbaru. “Nggak pernah kepikiran bisa meraih semua ini, saya bersyukur sekali,” ujarnya saat konferensi pers, Selasa (24/4/2018) dini hari.

Dengan uang sebanyak itu, Abdul ternyata sudah berencana untuk membeli peralatan musik yang dapat mendukung karirnya di masa depan. “Mau beli gitar, buat mendukung saya berkarya,” kata pria berdarah NTT tersebut.

Setelah Indonesian Idol 2018 usai, Abdul mengaku tidak akan berhenti di sini. Ia akan berusaha untuk terus mengarungi dunia musik nasional dan internasional.

Pasalnya, nama Abdul sudah mencapai ke penjuru dunia. Kiriman video dari beberapa musisi luar negeri menjadi bukti bahwa Abdul sudah mendunia. (cw5/b)

Let's block ads! (Why?)

Maria Juara Indonesia Idol Sesuai dengan Ekspektasi Maia

JAKARTA – Peserta asal Medan, Maria Simorangkir, berhasil menjadi juara pertama Indonesian Idol 2018. Kontestan termuda itu berhasil menyisihkan puluhan ribu orang yang mengikuti audisi dari seluruh penjuru Indonesia.

Di malam puncak bertajuk ‘Result & Reunion Show’ di Ancol, ia menyanyikan lagu ‘Stand Up For Love’ karya Destiny Child. Penampilan spektakulernya otomatis mendapat ‘Standing Ovation’ dari dewan juri.

Menurut Maia Estianty sebagai juri, Maria yang menjadi juara 1 selaras dengan apa yang ia inginkan. “Sesuai dengan ekspektasi,” kata Maia.

Ibu dari Al Ghozali itu merasa yakin sejak awal bahwa Maria mempunyai kemampuan olah vokal yang tinggi walaupun di babak sebelumnya Maria dianggap kurang menonjol bakatnya.

“Sebenarnya ada beberapa nama lain yg pantas (juara), tapi Maria itu salah satu yang dari awal saya sama Judika kami bilang dia adalah ‘kuda hitam’, kami menangkap dia punya teknik (vokal) tinggi,” ujarnya. (cw5)

Let's block ads! (Why?)

Arif Kontestan Liga Dangdut Indonesia Ingin Berangkatkan Ibu Naik Haji

JAKARTA – Kontestan Liga Dangdut Indonesia (LIDA) asal Sumater Barat, Arif, merupakan sosok yang luar biasa. Ia merupakan tulang punggung keluarga bagi ibu dan dua orang saudaranya.

Arif mengatakan, ia adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Meski ia memiliki suadara yang lebih tua, namun bukan berarti ia tidak turut menafkahi ibu dan suadaranya. Terlebih sang bapak berpulang kepada tuhan.

“Iya (sebagai tulang punggung), dan Arif insya allah bisa menjadi pengganti dari bapak,” ujar Arif kepada poskotanews.com pada Senin (23/4/2018) di Studio 5 Indosiar, Jakarta Barat.

Arif berhasil melenggang maju ke babak selanjutnya, yaitu babak 6 besar. Arif mengungkapkan, jika ia berhasil memengkan LIDA 2018 , ia akan memberangkatkan sang ibu untuk beribadah haji dan membantu sanak saudaranya.

Ia menyadari perjalanannya di LIDA masih panjang. Bila ia tidak berhasil menyabet juara pertama, kata Arief, ia percaya kalau memang rejekinya sampai di sana saja. Ia pun yakin, di luar sana masih banyak rejeki yang menantinya. Sehingga ia tetap optimis.

“Namun seandainya tetap di sini, Arif akan berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai menjadi pemenang,” seru Arif kepada poskotanews.com di Studio 5 Indosiar, Jakarta Barat.

Berkat penampilannya tadi, Arif berhasil maju ke babak selanjutnya, yaitu babak 6 besar. Komentar-komentar dari dewan dangdut pun positif, namun kata Arif, komentar positif tersebut justru ia jadikan cambuk untuk lebih baik lagi kedepannya, baik dari segi vokal maupun penampilan.

“Alhamdulillah ya cukup puas, meskipun ada kesalahan-kesalahan kecil. Tapi Arif berusaha juga memperbaikinya,” pungkasnya. (cw2/b)

Let's block ads! (Why?)

Maria Juara Indonesian Idol 2018

JAKARTA -Seperti sudah diprediksi, akhirnya Maria Simorangkir jadi juara Indonesia Idol 2018. Dara dari Medan, Sumatera Utara ini mengalahkan Abdul dari Bali. Namun keduanya telah menunjukkan talenta yang luar biasa.

Maria menurut pembawa acara Daniel, menjadi inspirasi tersendiri karena usia yang masih belia baru 16 tahun namun mampu menunjukkan performa yang cukup prima selama empat bulan tampil di Indonesian Idol.

Namun Abdul yang jadi peserta tertua 27 tahun, juga mampu menujukkan penampilan yang memukau dengan suaranya yang khas. Tidak pelak lagi kata Dani, kini Abdul yang berasal dari Mataram NTB itu jadi idola baru remaja milenia. Suaranya yang khas dan empuk membuat banyak cewek cewek tergila-gila kepada penyanyi kafe di Bali ini.

Kemenangan ini didapatkan oleh Maria atas hasil poling penonton dan penggemarnya.

Di malam puncak Result & Reunion Indonesian Idol 2018 , tepat pukul 12 malam, Daniel selaku pembawa acara menutup pemungutan suara online. Kedua finalis, Abdul dan Maria pun menunggu pengumuman dengan ekspresi tegang.

“Indonesia memilih…Maria!” seru Daniel.

Sontak, wajah Maria merekah gembira mendengar pengumuman tersebut. Setelah 4 bulan menjalani audisi, akhirnya ia menuai hasil manis.

Abdul yang menjadi juara ke-2 langsung memberikan ucapan selamat kepada peserta termuda berusia 16 tahun tersebut. “Selamat Maria kamu adalah idola Indonesia baru mulai malam ini,” kata Daniel.

Sebelumnya kedua kontestan yang juga menampilkan 12 besar Indonesian Idol, Abdul tampil menawan dengan membawakan lagu “Won’t Go Home without You” yang dipopulerkan oleh Maroon 5, sedangkan Maria tampil sempurna saat menyanyikan “Stand Up For Love” dari Destiny’s Child.

Pada sesi berikutnya kolaborasi Ahmad Abdul-Glenn Fredly membawakan lagu “Kasih Putih” yang di-medley dengan “Hikayat Cinta” yang dipopulerkan Glenn Fredly bersama Dewi Perssik juga disambut standing ovation para juri.

Selanjutnya masih ada duet Maria Simorangkir bersama Sandhy Sondoro yang membawakan lagu “Tak Pernah Padam” yang di-medley dengan lagu “Gejolak Cinta” milik Indah Dewi Pertiwi feat Sandhy Sondoro juga mampu memukau para juri.

Setelah jadi juara Maria mendapatkan hadiah berupa uang tunai Rp 150 juta dan satu unit mobil, sedangkan Abdul selaku runner up mendapat hadiah Rp 100 juta dan satu unit mobil. Maria juga berhak atas hadiah rekaman di Universal Music Indonesia.(cw5/b)

Let's block ads! (Why?)

Millen Cyrus Idolakan Kedua Kontestan Indonesia Idol

JAKARTA – Artis pria yang kerap dinilai transgender karena penampilannya yang feminin dan memilih berambut panjang, Millendaru alias Millen Cyrus turut hadir menonton malam puncak Indonesian Idol, di Ancol, Jakarta Utara Senin (23/4/2018) malam WIB.

Millen yang juga keponakan Ashanty tersebut khusus datang langsung ke Ecovention, Ancol, Jakarta Utara untuk pertama kalinya setelah sebelumnya menonton di televisi. “Aku ikutin dari awal audisi, baru datang hari ini,” kata Millen.

Pada gelaran Indonesian Idol ke-9 ini, Millen ternyata selalu mengikuti perkembangan Indonesian Idol dari awal dengan menonton di televisi karena temannya juga menjadi finalis Indonesian Idol, Glen.

Millen yang mengaku tidak melakukan operasi transisi kelamin ini mendukung kedua finalis, Maria dan Abdul. Namun ia lebih menjagokan Maria sebagai juara 1. “Aku jagoin Maria, keren banget, teknik vokalnya juga bagus,” ujarnya. (cw5/b)

Let's block ads! (Why?)

Via Vallen Ternyata Pernah Ikut Audisi Indonesian Indol

JAKARTA – Via Vallen menjadi pembuka dalam Result & Reunion Show Indonesian Idol 2018. Penyanyi dangdut tersebut berduet dengan finalis 10 besar, Kevin dalam membawakan lagu andalannya yang berjudul ‘Sayang’.

Setelah tampil, Vallen berkata bahwa ia tak menyangka bisa menyanyi di depan dewan juri. “Dulu pernah hampir ikut audisi 2 kali tapi nggak jadi,” katanya di belakang panggung Ecovention, Ancol, Jakarta Utara.

Via bercerita, ketika mencoba audisi di kesempatan pertama, ia memilih untuk ikut ujian ketika masih bersekolah. “Pendidikan kan penting juga, akhirnya Via pulang ke rumah terus sekolah supaya bisa ujian,” ungkapnya.

Selang 2 tahun, Via kembali mengikuti audisi di Surabaya tahun 2011. Saat itu, ia sudah mendaftar dan antre hingga jam 3 sore. Namun, saat itu Via yang sudah berkarir menjadi penyanyi dangdut harus kembali mengubur impiannya menjadi jawara Indonesian Idol.

“Sudah ada jadwal (manggung) jadinya nggak mungkin dibatalin meskipin nggak jadi unjuk gigi di depan juri (saat itu),” kata Via.

Via juga mengaku gemetar ketika akhirnya dapat bernyanyi di panggung Indonesian Idol. Terlebih lagi, ia mendapat ‘Golden Ticket’ setelah tampil. “Tadi beneran loh tangan aku sempet tremor,” ujarnya. (cw5/b)

Let's block ads! (Why?)

Dari Papua Dukung Maria di Indonesian Idol

JAKARTA – Indonesian Idol 2018 tidak hanya menarik perhatian masyarakat Indonesia di pulau Jawa. Gaung suara kedua finalis, Maria dan Abdul sampai hingga ke Papua.

Lukas dan teman-temannya, yang merupakan mahasiswa asal Papua ini sengaja datang ke Ecovention, Ancol, Jakarta Utara untuk menonton langsung Grand Final Indonesian Idol, Senin (23/4/2018). “Datang dari Papua untuk kuliah di Jakarta, sekalian saja nonton (Indonesian) Idol,” kata Lukas mewakili teman-temannya.

Lukas dan teman-temannya ternyata mendukung Maria yang berasal dari Sumatera Utara untuk menjuarai Indonesian Idol musim ke-9 ini. “Yang juara pasti Maria!” ujarnya yakin.

Lukas menilai Maria memiliki suara yang unik, dan bisa menguasai berbagai jenis lagu yang dianggap susah oleh juri. “Dengan modal itu, sudah pasti hasilnya dia yang menang,” katanya.

Namun, ia sebelumnya juga mendukung Joan yang tersisih di 3 besar. Sayang, Joan harus angkat koper ketika kompetisi sudah berjalan sangat jauh. “Joan juga bagus sekali karena membawa nama Papua, tapi kami tetap dukung Maria,” ucap Lukas lagi. (cw5/b)

Let's block ads! (Why?)

Police Movie Festival 2018 Usung Tema Humanis

JAKARTA – Mengusung tema ‘humanis’, Police Movie Festival 2018 akan diikuti ratusan kreator dan sineas di seluruh Indonesia.

Ajang ini untuk memberikan kesempatan kepada cineas muda mengekspresikan karya mereka dalam bentuk film. Adapun kategori yang dilombakan adalah film pendek berdurasi 5 sampai 7 menit dan film animasi berdurasi 3 menit.

Karo Multimedia Divhumas Polri Brigjen Rikwanto selaku juri menjelaskan Police Movie Film 2018 ini mengangkat tema humanisme. Tujuannya, mendekatkan diri kepada masyarakat melalui sebuah karya film.

“Tema yang diangkat Humanisme tapi tetap bernuansa Kepolisian, agar Polisi makin dekat ke masyarakat, itu yang pertama. yang kedua, lahir sineas-sineas muda yang sanggup berkiprah di perfilman nasional, sukur-sukur ke internasional,” kata Rikwanto di Mandiri Inkubator Bisnis, Jalan Adityawarman, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (23/4/2018).

Para cinemas diberi kesempatan untuk berimajinasi seluas-luasnya untuk menghasilkan karya terbaiknya dalam bentuk film pendek namun tetap ada beberapa aturan seperti tidak mengandung Suku, Agama, Ras, Antargolongan (SARA). “Mengkritik polisi boleh namun tetap membangun. Mengacu pada sisi kemanusiaan tanpa ada unsur SARA,” kata Rikwanto.

Untuk pesertanya sendiri bisa dari elemen manapun termasuk pelajar. Adapun hadiah yang diperebutkan sebesar Rp 120 juta. Untuk syarat mengikuti Police Movie Festival 2018 bisa dilihat dalam www.policemoviefest.com.

“Selain yang tunai Rp 120 juta bagi pemenang pertama mendapatkan beasiswa sari SSR Jakarta. Para pemenang akan berkesempatan mengikuti ajang kompetisi internasional. Dari penyelenggara juga akan mendaftarkan karya mereka diberbagai kompetisi bertaraf internasional,” kata Rikwanto.

Untuk peserta akan diberi batas waktu sampai 5 Juni 2018 hingga dipilih 10 besar finalis dari masing-masing kategori dan akan dinobatkan pada malam puncak penganugerahan Polisi Movie Festival 2018 pada 23 Juni 2018.

Sebagai juri adalah perwakilan aktor film Indonesia Chicco Jerikho, Faza Ibnu Ubaidillah atau akrab disapa Faza Meonk animator karakter komik ‘Si Juki’, Anggi Umbara mewakili sutradara, serta Brigjen Rikwanto.

Anggi pun membeberkan sedikit tips bagi para cinemas yang akan mengikuti ajang ini, menurutnya dalam sebuah karya film itu terbagi tiga babak yang harus saling berkaitan.

“Film itu terbagi menjadi tiga babak opening yang kuat, permasalahannya ada, endingnya yang kuat juga jangan sampai menurun, di ending harus klimaks. Dan jangan lupa dari tema Humanis harus dapat,” kata Anggi.

Sedangkan Faza juga membocorkan sedikit penjurian dalam ajang Police Movie Featival khusus untuk kategori animasi.

“Saya mencari cerita yang bisa mengangkat tema humanisme ini lebih unik, baru kita bica visualnya gimana, style yang dibuat gimana, gerakan animasinya bagaimana, cara dia bisa mengkomunikasikan cerita dalam bentuk visual animasi. Teknis semua harus oke,” tutur dia.

Bagi semua peserta dari seluruh Indonesia yang hendak menggunakan jasa kepolisian untuk dijadikan pemeran atau menggunakan atribut kepolisian bisa menghubungi panitia dan akan diberikan fasilitas penuh.

“Kami sudah koordinasikan seluruh Polda, Polres, Polsek. Ingat, semua gratis tidak ada yang dipungut biaya. Paling modal buat kuota internet,” tegas Rikwanto. (yendhi/tp)

Let's block ads! (Why?)

Pendukung Arif: Semua Warga Sumatera Barat Kompak

JAKARTA– Arif kontestan Liga Dangdut Indonesia asal Sumatera Barat mendapat dukungan penuh dari warga Sumatera Barat. Salah satu pendukungnya, Delmiza, mengaku warga Sumatera Barat bersatu mendukung Arif.

Menurutnya, meskipun berbeda kota dan kabupaten, namun warga Sumatera Barat mendukung penuh Arif sampai ke babak final. “Arif membuat bangga orang Sumatera Barat. Sumatera Barat bersatu, kompak untuk mendukung Arif!” seru Delmiza ketika ditemui poskotanews.com pada Senin (23/4/2018) di Studio 5 Indosiar, Daan Mogot, Jakarta Barat.

Ia menambahkan, ini kali kesepuluh ia menyaksikan penampilan Arif secara langsung di studio 5 Indosiar. Ia menilai suara Arif sangat lantang dan membuat siapa pun yang mendengar akan merinding terkesima dengan suaranya tersebut.

“Arif itu menurut saya luar biasa banget, walaupun anaknya keliatan biasa-biasa saja, tapi menurut saya suara dia luar biasa!” Pungkasnya.

Malam ini Arif akan bertemu dengan Ridwan kontestan asal Sumatera Utara, Selfi kontestan asal Sulawesi Selatan dan Khori kontestan asal DKI Jakarta. Keempatnya akan berjuang untuk merebut posisi enam besar. (cw2/yp)

Let's block ads! (Why?)

Grand Final Indonesian Idol Bakal Hadirkan Kejutan

JAKARTA – Malam pamungkas Indonesian Idol akan diadakan di Ecovention, Ancol, Jakarta Utara, Senin (24/4/2018) malam ini. Acara ini bertajul ‘Result & Reunion Show’ karena akan menjadi reuni 12 finalis Indonesian Idol sekaligus penentuan juara antara Maria dan Abdul.

Nanti malam, penonton dipukau melalui penampilan solo dari Abdul yang akan menyanyikan ‘Won’t Go Home Without You’ milik Maroon 5. Abdul digadang-gadang akan membuat penonton histeris karena memiliki warna suara yang mirip dengan vokalis Maroon 5, Adam Levine.

Sementara itu, suara membahana dari Maria akan menggetarkan panggung Ecovention ketika menyanyikan lagu ‘Stand Up For Love’ karya Destiny Child.

Indonesian Idol tidak hanya menyajikan penampilan apik kedua finalis. Dengan 8 bintang tamu yang diundang, mereka akan berkolaborasi dengan Abdul dan Maria serta 10 finalis Indonesian Idol 2018 yang sempat tersisih untuk kembali bernyanyi.

Suara lembut Abdul akan berduet dengan Glenn Fredly yang memiliki karakter suara yang mirip untuk menyanyikan lagu ‘Kasih Putih’ dan ‘Hikayat Cinta’. Sementara Maria akan bernyanyi bersama penyanyi solo Sandhy Sandoro untuk menampilkan ‘Tak ‘Pernah Padam’ dan ‘Gejolak Cinta’.

Bintang tamu lain seperti Donnie Sibarani, Reza Artamevia, Saykoji, RAN, Armada, dan Via Vallen akan berduet dengan finalis Indonesian Idol, yakni Ayu, Chandra, Ghea, Joan, Kevin, serta Marion. (cw5/b)

Let's block ads! (Why?)

Datang ke sidang Ahmad Dhani, Fadli Zon: “Saya Ingin Beri Dukungan.”

JAKARTA – Politisi Fadli Zon turut hadir menyaksikan sidang kedua perkara ujaran kebencian yang menjerat musisi Ahmad Dhani sebagai terdakwa, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Senin (23/4/2018).

Mengenakan kemeja batik hijau lengan panjang Fadli hadir saat sidang baru berjalan sekitar 7 menit atau pukul 14.20 WIB. Sidang yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Prof. H. Oemar Seno Adji, SH ini sendiri beragendakan pembacaan eksepsi dari Ahmad Dhani dan tim penasehat hukumnya terhadap dakwaan jaksa penuntut umum (JPU).

Di dalam ruang sidang, Fadli Zon duduk bersama rombongan dari Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) di kursi barisan paling depan. Tampak hadir pula Ketua Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra sekaligus Ketua Dewan Pembina ACTA, Habiburokhman.

Fadli Zon mengaku sengaja datang menyaksikan sidang Ahmad Dhani sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra dan ingin memberikan dukungan kepada kader partainya tersebut.

“Saya datang ke sini karena pertama sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra. Saudara Ahmad Dhani adalah kader Gerindra juga,” kata Fadli, selepas sidang, di Gedung PN Jaksel, Jalan Ampera Raya, Ragunan, Pasar Minggu, Senin (23/4/2018).

Selain itu, menurut Fadli, Ahmad Dhani tidak pantas diperkarakan. Menurutnya, dari sisi demokrasi, dan penggunaan media sosial apa yang dilakukan oleh Dhani tidak ada hal-hal yang menyangkut, merendahkan, menyinggung atau melanggar aturan.

“Apalagi tidak menyebutkan orang, tidak menyebutkan agama, tidak menyebutkan suku. Tapi saya kira apa yang terjadi sekarang tentu proses hukum kita hargai,” ujarnya.

Namun begitu, Wakil Ketua DPR RI itu menambahkan, jangan sampai kemudian kasus tersebut mereduksi dan mengkhianati demokrasi. Karena, ia berpendapat, sebetulnya tidak ada yang perlu diperkarakan di dalam cuitan Ahmad Dhani pada akun Twitter pribadinya.

“Tidak ada case sebetulnya ya. Tidak ada hal-hal yang luar biasa. Tapi kita hormati proses hukum mudah-mudahan nanti hakim mengeluarkan putusan dengan seadil-adilnya,” imbuh Fadli.

Ahmad Dhani pun senang dengan kehadiran Fadli Zon. Ia merasa tidak sendirian menghadapi perkara yang membelitnya.

“Ya tentu kita hargai ya karena saya kan juga bagian dari Gerindra. Kebetulan pengacaranya juga banyak dari Gerindra ya tentunya paling gak kita kan merasa ada yang… artinya saya tidak sendiri lah,” timpalnya.

Ahmad Dhani didakwa pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45 ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE. Dhani terancam 6 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.

Jack Lapian dari BTP Network melaporkan Dhani karena beberapa cuitan akun Twitter @AHMADDHANIPRAST pada 6-7 Maret 2017 dianggap bermuatan kebencian dengan nuansa suku, ras, agama, dan antargolongan (SARA) terhadap mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. (julian)

Let's block ads! (Why?)

Selain Via Vallen, Ini 7 Bintang Tamu Indonesia Idol Malam Ini

JAKARTA – Setelah beberapa bulan hadir meramaikan dunia hiburan, Indonesian Idol 2018 menjajaki gelaran terakhirnya tahun ini. Dua finalis terakhir, Maria dan Abdul siap untuk menjadi idola Indonesia berikutnya malam hari ini.

Di episode sebelumnya, Indonesian Idol berhasil menjadi sorotan ketika mengundang bintang tamu internasional seperti The Script, musisi luar negeri lain pun ternyata juga memperhatikan peserta Indonesian Idol bernyanyi.

Salah satunya ketika ratu pop dunia, Katy Perry menyampaikan dukungannya kepada Abdul dan Maria melalui sebuah video, pekan lalu. Beberapa artis internasional lain juga berkirim salam lewat media sosial setelah melihat penampilan para peserta.

Malam ini, Senin (24/4/2018), bertempat di Ecovention, Ancol, Jakarta Utara, Indonesian Idol kembali mengundang bintang tamu dengan jumlah yang tidak main-main, delapan sekaligus. Mereja adalah musisi papan atas nasional yang namanya sudah tidak asing lagi bagi penikmat musik nusantara.

Musisi dengan suara lembut Glenn Fredly, akan menampilkan penampilan terbaiknya malam nanti. Reza Artamevia, musisi pop wanita ini sudah puluhan tahun mengarungi dunia musik tanah air. Vokalis ‘ADA Band’ juga akan membawa penonton kembali ke tahun 2000-an dengan gaya khasnya.

Penyanyi rap dan hip hop kawakan, Saykoji juga akan menghentak panggung yang akan membuat suasana menjadi lebih bersemangat bersama penyanyi pop solo, Sandhy Sandoro.

Bagi mereka yang menyukai musik masa kini, akan hadir grup musik Armada dengan lagu andalan ‘Asal Kau Bahagia’ dengan paduan musik ceria dari grup musik ‘RAN’.

Indonesian Idol kali ini pun akan semakin berwarna dengan hadirnya musisi dangdut yang sedang naik daun, Via Vallen. Dijamin, paru-paru penonton akan dibuat ‘kembang-kempis’ menyaksikan Via membawakan lagu ‘Sayang’. (cw5/yp)

Let's block ads! (Why?)

Tak Lagi Berkaos #2019gantipresiden, Ahmad Dhani Ingin Tampak Keren di Google

JAKARTA – Musisi Ahmad Dhani tampil beda saat menghadiri sidang lanjutan perkara ujaran kebencian yang menjeratnya sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (23/4/2018). Bila pada sidang perdana pekan lalu ia tampil cuek dengan hanya mengenakan kaos oblong bertuliskan #2019GantiPresiden, kali ini Dhani berpenampilan lebih rapi dengan gaya semi formil.

Dhani yang datang didampingi beberapa rekan dan pengacaranya, kali ini tampil mengenakan blangkon, jas hitam serta dasi hitam. Selain itu, ia juga bercelana jins hitam dan sepatu hitam.

“Ini perpaduan style yang keren sekali, pakai blangkon, jas, dan dasi,” katanya, saat disinggung soal perubahan penampilannya, di Gedung PN Jakarta Selatan Jalan Ampera Raya, Ragunan, Pasarminggu, Jakarta Selatan, Senin (23/4/2018) siang.

Pentolan grup band Dewa 19 itu pun menjelaskan alasannya mengubah penampilan bukan karena terkait politik. Melainkan karena ingin terlihat lebih keren di Google.

“Jadi selama saya mencari di Google. Kok penampilan saya nggak ada yang keren. Makanya saya akhirnya peduli sama penampilan saya, biar pas diketik di Google muncul foto keren,” pungkasnya seraya tersenyum.

Selain itu, ia pun berdalih akan mematenkan penampilannya tersebut. Baik dalam keseharian, maupun saat pentas di atas panggung. Dan ia pun meminta apabila kedepan ada orang yang ingin meniru gayanya haruslah seizin dirinya.

(Baca:Ahmad Dhani : Saya Didoakan Habib Seluruh Indonesia)

“Ini akan dipakai dalam style saya kedepannya. Nyanyi dan politik saya akan bergaya begini. Jadi harus izin saya kalau ada yang mau niru,” imbuhnya.

Ahmad Dhani hadir untuk membacakan eksepsi atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Ia didakwa pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45 ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE. Dhani terancam 6 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.

Suami Mulan Jameela itu menjadi terdakwa berkat laporan Jack Boyd Lapian, pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada Pikada DKI Jakarta 2017. Tiga cuitan Dhani di Twitter via akun @AHMADDHANIPRAST pada 6-7 Maret 2017 dianggap menyebarkan kebencian dengan nuansa suku, ras, agama, dan antargolongan (SARA) terhadap Ahok. (julian/yp)

Let's block ads! (Why?)

Ahmad Dhani : Saya Didoakan Habib Seluruh Indonesia

JAKARTA – Musisi Ahmad Dhani kembali menjalani sidang terkait perkara ujaran kebencian, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (23/4/2018). Sebelum menjalani sidang, Dhani menegaskan tak bersalah dan mengklaim didoakan hampir semua habib di Indonesia.

“Saya nggak siap apa-apa, karena saya nggak bersalah. Kalau ditanya modalnya apa, modal saya adalah saya didoakan habib seluruh Indonesia,” kata Dhani saat diwawancarai sejumlah pewarta, di depan ruang sidang. “Jadi itu modal saya, hampir semua habib, 99 persen habib di Indonesia mendoakan saya,” imbuhnya.

Sebelumnya, Ahmad Dhani didakwa pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45 ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE. Dhani terancam 6 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.

Pentolan Grup Band Dewa 19 itu menjadi terdakwa berkat laporan Jack Boyd Lapian, pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada Pikada DKI Jakarta 2017. Tiga cuitan Dhani di Twitter via akun @AHMADDHANIPRAST pada 6-7 Maret 2017 dianggap menyebarkan kebencian dengan nuansa suku, ras, agama, dan antargolongan (SARA) terhadap Ahok. (julian/embun)

Let's block ads! (Why?)

Sidang Cerai Berlanjut, Abdee ‘Slank’ Hadirkan Dua Saksi

JAKARTA – Sidang cerai Abdee Negara atau Abdee ‘Slank’ dan Anita Desy Farida, kembali digelardi Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Kali ini sidang yang berlangsung Senin (23/4/2018) ini, masuk pada agenda pembuktian dan kesaksian dari pihak Abdee.

Menurut Taufik Mahmud, kuasa hukum Abdee, pihaknya akan menghadirkan dua orang saksi dari pihaknya. Namun, ia belum mau membuka siapa saksi tersebut.

“Siapa orangnya, lihat aja nanti deh. Pokoknya ada dua saksi,” kata Taufik.

Abdee sendiri masih memilih absen dari persidangan. Selama proses persidangan berlangsung, Abdee baru satu kali hadir saat untuk mediasi.

Surat gugatan cerai didaftarkan Abdee pada 5 Oktober 2017. Permohonan talak cerai tersebut terdaftar di Pengadilan Agama Jakarta Selatan dengan nomor perkara 3448/Pdt.G/2017/PA.JS, atas nama Abdi N Nurdin Bin H Nurdin dan Anita Dewi Farida binti Syamsudin. (embun)

Let's block ads! (Why?)

Minggu, 22 April 2018

Perjuangan Niall Horan Hidup dengan OCD

INGGRIS – Niall Horan mengungkapkan, ia didiagnosis gangguan obsesif kompulsif ringan (OCD). Dalam sebuah wawancara bersama salah satu majalah Jerman ZEIT LEO, ia mengaku kondisinya tersebut mempengaruhi kesehariannya.

Dilansir MTV UK, penyanyi 24 tahun ini mengatakan OCD yang dideritanya, membuat dirinya harus melakukan sesuatu dengan cara-cara tertentu.

“Sebagai contoh, jika saya memiliki burger dengan kentang goreng di piring saya, saya selalu harus makan kentang goreng terlebih dahulu dan hanya mengambil burger di bagian paling akhir,” ujar Niall.

OCD tersebut ternyata juga berdampak terhadap kehidupan profesional mantan anggota One Direction ini. Ia mengatakan bagaiman kondisinya dapat membuat pertunjukannya ‘tetap’ dengan cara yang khusus.

“Saya memiliki satu urutan tetap. Saya selalu harus bernyanyi dengan urutan yang sama, bergerak dan sebagainya. Saya pada dasarnya akan melakukan semuanya dengan segera, jika tidak saya akan cepat gugup,” terang Niall.

Meskipun begitu, Niall tidak membiarkan diagnosis OCD tersebut membuatnya terpuruk.

“Saya hidup dengan itu (OCD) dan mereka ‘milikku’ tidak peduli apa yang orang lain pikirkan tentang itu. Saya hanya, ‘Apa-apaan ini!’. Beruntungnya, sekarang saya memiliki cukup banyak orang yang dapat memahami saya,” pungkasnya. (cw2/embun)

Let's block ads! (Why?)

Oh My Girl Ungkap Lightstick Resmi Grup

KOREA SELATAN – Grup Oh My Girl akhirnya mengungkap lightstick mereka. Lewat Twitter resminya,  mereka juga mengumum kan beberapa marchendise resminya.

Dari gambar yang diunggah, terlihat lightstick cantik berbentuk kepala rusa dan tanduknya yang dikelilingi oleh bingkai tembus pandang.

Oh My Girl lightstick

Lightstick resmi Oh My Girl. (ist)

Hewan Rusa juga bisa dilihat pada video musk ‘Windy Day’ milik mereka.

Visual dan konsep rusa tersebut juga bisa kita saksikan melalui video musik Oh My Girl yang berjudul ‘Windy Day’.

Sayangnya, lightstick tersebut belum dirilis ke pasaran, sehingga penggemar harus bisa sedikit bersabar menunggu tanggal pasti perilisannya. (embun)

Let's block ads! (Why?)

Ayu Ting Ting Pegang-pegang Terus Boy William

JAKARTA – Bintang film sekaligus pemain sinetron, Boy William dikenal dekat dengan pedangdut Ayu Ting Ting. Kedeketan Ayu Ting Ting dan Boy William bukan tanpa sebab, mereka memang makin akrab sejak sama-sama terlibat dalam project film yang sama yaitu film ‘Dimsum Martabak’.

Boy William menceritakan hubungan kedekatannya dengan pelantun ‘Sambalado’ tersebut. “Mulai syuting pegang-pegang saya terus,” ungkap Boy William, di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Selatan, kemarin.

Mendengar cerita Boy William Ayu Ting Ting yang berada di samping Boy William langsung bereaksi. “Ya, nggak apa-apa. ‘Kan ceritanya kita suami istri jadi bebas dong saya mau pegang-pegang,” ujar Ayu Ting Ting. Boy William terlihat tersenyum memandang Ayu Ting Ting.

Membintangi film layar lebar merupakan impian Ayu Ting Ting yang jadi kenyataan.
“Yang jelas ini memang salah satu impian saya dari tahun kemarin yaitu main film. Alhamdulillah saya ditawarin Andreas dan saya dikasih tahu ceritanya bagus dan cocok ya sudah saya tertarik dan saya jalani dan saya berperan sebagai tokoh Mona,” ucap pelantun ‘Alamat Palsu’ ini.

Sutradara, Andreas Sullivan menyatakan melihat karakter Ayu Ting Ting sangat cocok dengan Mona yang diperankannya. “Kenapa kita percaya Ayu? Karena kita sudah lihat screen test dia bagus banget. Dari segi penyutradaraan Mona karakternya simple, polos, baik hati. Kita lihat bahwa Ayu orang paling tepat sama karakter ini,” jelasnya.

Ayu sendiri juga tidak merasa kesulitan memerankan karakter Mona. “Jadi karakter Mona nggak begitu terlalu sulit. Sulitnya cuma pas bagian diam, kalem, itu bukan saya banget,” ungkapnya sambil tertawa.

Film Dimsum Martabak, selain dibintangi oleh Ayu Ting Ting dan Boy William juga turut bermain artis kawakan seperti Meriam Belina, Ferry Salim, Tyas Mirasih, Olga Lydia, serta komika Acho Muhadkly. Film ini berkisah tentang Mona, pegawai restoran Dimsum yang tidak sengaja bertemu dengan Soga, cowok kaya raya penjual Martabak. Film ini akan tayang serentak pada 15 Juni 2018 di bioskop seluruh Indonesia. (mia/d)

Let's block ads! (Why?)

Roy Marten Kembali Main Film Horor

JAKARTA – Aktor kawakan Roy Marten (66) kini balik lagi main film horor. Saat masih jadi bintang muda dan populer, Roy pernah membintangi film Misteri Pasar Kaget, Guna-Guna Isteri Muda dan Pembalasan Guna-Guna Isteri Muda, tahun 1978 silam.

“Udah lama memang, ngga main film horor. Pas dapat tawaran dari Raffi (Raffi Ahmad, pemain sekaligus produser -red) saya oke aja. Perannya sebagai pria tua yang menikah dengan gadis muda dan punya anak depressi akibat diteror hantu,” jelas Roy yang juga baru merampungkan perannya sebagai ayah dari seorang pemuda autis di film Incredible Love.

“Abis jadi ayah dari seorang pemuda autis, kini jadi ayah seorang gadis depresi he he,” ungkap Roy tertawa.

Kali ini, di usia yang sudah tak muda lagi, Roy didaulat main film sejenis berjudul The Secret: Suster Ngesot Urban Legend bersama Nagita Slavina, Raffi Ahmad, Marshanda, Kanaya Gleadys dan Tyas Mirasih.

Dalam film yang dibesut sutradara Arie Azis tersebut, Roy menjadi Ridwan, ayah Kanaya (Nagita Slavina) yang menikah dengan gadis muda bernama Sofia (Tyas Mirasih). (ali/d)

Let's block ads! (Why?)

Mantan Suami Elly Sugigi Ikut Ngebatik di Kampung Ini

TANGERANG – Ferry Anggara, mantan suami Elly Sugigi ikut membatik di Kampung Batik Kembang Mayang, Jalan Mayang RT 002 RW 011, Larangan Selatan, Kota Tangerang, Minggu (22/4/2018).

Ferry sangat piawai menggambar batik. Ia pun dibantu oleh ibu-ibu sekitar dalam belajar membatik. Menurut Ferry, membatik ternyata sangat susah. Tangan ia sempat merasa panas karena terkena malam dari canting, salah satu bahan pembuatan batik.

“Tadi ada yang bilang ‘awas hati-hati panas’ dan ternyata benar panas dan untuk menggambarnya lumayan susah juga sih,” katanya di lokasi.

Ferry baru pertama kali belajar batik. Ia pun tertarik untuk belajar batik lebih jauh. “Tadi sih bilangnya saya bagus ngebatiknya. Tapi menurut saya masih banyak yang kurang, masih banyak yang harus dibenahi. Jadi tantangan juga nih,” paparnya.

Untuk kaum milenial, Ferry berpesan agar lebih banyak mengenakan batik. Tujuannya, agar batik tersebut tetap eksis dan lestari. Namun, Ferry beharap kaum milenial tidak hanya membeli batik saja, namun juga turut belajar membuat batik.

“Belinya bisa tapi belajarnya tidak. Pokoknya harus belajar batiklah biar melestarikan batik,” tandasnya.

(BacaPeringati Hari Kartini, Pria Membatik, Ini Alasannya)

Selain Ferry, ada juga publik figur lainnya yang ikut membatik, yakni Reisha Amelia. Penyanyi dangdut ini sangat senang bisa belajar batik di Kampung Batik Kembang Mayang.

“Susah pastinya cuman lama-lama seru, bisalah,” katanya.

Meski begitu, ternyata wanita yang pernah masuk lima besar acara Dangdut Mania Dadakan (DMD) ini bukan pertama kalinya belajar membatik.

“Kalau aku pernah sebelumnya cobain di Palbatu, Jakarta, membatik juga,” tandasnya.

Diwartakan sebelumnya, ada yang berbeda dalam perayaan Hari Kartini di Jalan Mayang RT 002 RW 011, Larangan Selatan, Kota Tangerang.

Wilayah yang terkenal dengan sebutan Kampung Batik Kembang Bayang ini, menggelar acara Hari Kartini dengan membatik, namun khusus para pria. ada sekira 16 pria yang ikut membatik di hari Kartini ini.

Pantauan poskotanews.com di lokasi, para pria sangat antusias belajar membatik di Kampung Batik Kembang Mayang ini.

Mereka piawai menggunakan canting untuk melukis batik di sebuah kain putih. Mereka pun juga pandai membuat pola batiknya. Pria remaja sampai tua pun turut ikut membatik di Kampung Batik Kembang Mayang ini.

(cw6/sir)

Let's block ads! (Why?)

Jumat, 20 April 2018

Sahrul Gunawan Peduli Nasib Rakyat Palestina

JAKARTA – Penyanyi dan aktor Sahrul Gunawan  tampil di Pentas Amal Kemanusiaan di Main Stage Islamic Book Fair 2018, JCC Senayan Jakarta Selatan, Jumat (20/4) semalam.

Demi acara tersebut, Sahrul mengaku rela meninggalkan lokasi suting di daerah Slawi Jateng, dimana saat ini dia sedang terlibat suting film religi berjudul Sumpah.

“Gue ambil break dulu sehari. Besok gue balik lagi ke lokasi suting,” ujar pemain serial Jin Dan Jun ini.

Di acara penggalangan dana amal untuk Palestina  tersebut, Sahrul didaulat menjadi MC dan menyanyikan lagu berjudul Dhuha.

“Ini sebagai salah satu bentuk kepedulian kita terhadap saudara-saudara kita di Palestina sana,” ungkap Sahrul.(ali/tri)

Let's block ads! (Why?)

Kim Kyu Jong Dibantah Kencan Saat Shooting

JAKARTA – Akhirnya pihak agensi yang membesarkan nama Kim Kyu Jong “SS501” buka suara soal rumor kencan salah satu artis mereka.

Dilansir dari Soompi, Jumat (20/4/2018) media lokal di Korea memberitakan Kim Kyu Jong pergi ke Pulau Jeju untuk proses shooting sebuah varety show web.

Namun pada perjalanan tersebut, diduga personil SS501ini membawa pacarnya yang bukan dari kalangan selebriti. Keduanya digadang-gadang melakukan kencan setelah proses shooting usai. Bahkan menurut berbagi saksi, Kim Kyu Jong dinyatakan terlihat sangat menyayangi kekasih pujaan hatinya itu.

“Menanggapi hal ini, CI Ent merespon kabar tersebut dalam rilis resminya dengan mengatakan: “Setelah memeriksa artisnya, kami konfirmasi bahwa laporan kencan tidak benar. Kim Kyu Jong memfilmkan mobile variety show dari tanggal 3 hingga 9 April di Pulau Jeju bersama Yang Se Chan, Kim Poong, Benji dan Lee Jin Yi. Selama jadwal shootingnya, dia menghabiskan waktu bersama manajernya, stylist, dan staf produksi. Laporan kencan itu salah, Terima Kasih.”

Wah bagi yang menjadi fans dari Kim Kyu Jong akhirnya bisa bernafas lega ya. Sebab kabar yang beredar tersebut sudah dikonfirmasi agensi secara resmi tidak benar. (cw3/b)

Let's block ads! (Why?)

Jaksa Agung Soroti Artis Terlibat Narkoba Hanya Direhabilitasi

JAKARTA – Jaksa Agung M Prasetyo menyoroti mudahnya artis yang terlibat nakorba direhabilitasi. Prasetyo meminta Tim Assesment harus objektif dan proporsipnal, dalam melaksanakan tugasnya.
“Kalau, dia pengguna ya pengguna. Kalau dia pengedar ya pengedar, ” kata Prasetyo, di Kejaksaan Agung, Jumat (20/4/2018).

Jaksa Agung ini mempersoalkan banyaknya artis yang terlibat narkoba, tapi hanya direhabilitasi. Berbanding terbalik dengan anggota masyarakat lain dalam kasus yang sama.

Menurut Prasetyo, kebijakan untuk merehabilitir pengguna narkoba, didasarkan kepada pemikiran yang dipenjarakan akan sembuh usai menjalani masa pidananya. Malah mungkin akan menjadi pengedar.

“Nah, disitulah perlunya pertimbangan tim assesment yang sangat penting,” ucapnya seraya berpesan tim assesmemt melaksanakan tugas dengan objektif dan proporsonal.

Tentang adanya dugaan artis yang langsung direhabilitir oleh BNN tanpa melalui tim assesment? “Ya tanyakan disana dong. Jangan tanyakan ke saya. Tanya disana, ” sarannya kepada wartawan.

Jaksa Agung M Prasetyo

Jaksa Agung M Prasetyo

OVER KAPASITAS

Isu soal mudahnya kebijakan merehabilitir artis daripada warga biasa sempat mengemuka dalam rapat kerja Komisi III dengan Jaksa Agung dan Menkumham, dalam waktu terpisah.
Para Wakil Rakyat berharap kebijakan itu dilakukan transparan agar masyarakat mengetahui ukurannya.

Menkumham Yasonna H. Laoly , sebaliknya mengkritisi banyaknya tahanan narkoba yang dipenjarakan sehingga kapasitas hunian Rutan dan Lapas penuh sesak mencapai 200 persen dan sampai 300 persen.

“Seperti saya berkunjung ke Kalsel, kemarin. Over kapasitas mencapai 300 persen. Suasanya seperti di neraka, ” katanya, di Kementerian Hukum dan HAM, Kamis (19/4). (ahi/b)

Let's block ads! (Why?)

H. Syamsul Fuad Berjuang di Usia Senja

DI USIANYA yang ke-83 tahun dia masih berjuang untuk mendapatkan hak yang diyakininya. H. Syamsul Fuad bertarung dengan produser film yang sedang berjaya, PT Falcon dan Max Pictures, untuk memperoleh hak ekonomi atas film yang dibuat berdasarkan cerita dan judul yang dia buat, Benyamin Biang Kerok.

“Saya hanya minta hak atas cerita bikinan saya,” kata H. Syamsul Fuad, kepada wartawan yang mencegatnya di PN Jakpus, usai sidang di PN Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. H. Syamsul Fuad adalah penulis asli cerita dan judul film “Benyamin Biang Kerok” di tahun 1972. Dia juga menulis film Benyamin Biang Kerok Beruntung”.

Bang Fuad, panggilan akrab sineas senior, terjun ke film sejak tahun 1960an, setelah sebelumnya berkarya sebagai wartawan. Dia dekat dengan sejumlah tokoh perfilman antaranya almarhum H Usmar Ismail, Bapak Perfilman Nasional .

Kedekatan Syamsul dengan “Bapak Perfilman Nasional” H Usmar Ismail itu adalah ketika syuting film Ananda /(1970). “Waktu pak Usmar memproduksi dan menyutradarai film terakhirnya Ananda, saya jadi asisten sutradara,” ungkap Syamsul.

Sebelumnya, pada tahun 1969, pria kelahiran Palembang 15 November 1936 ini bermain di film Big Village yang juga disutradarai Usmar Ismail melalui rumah produksi PT Perfin. Dia juga pernah meraih penghargaan sebagai Pendatang Baru Terbaik pada Pekan Apresiasi Film Indonesia 1967.

Empat tahun menjadi asisten sutradara, pada 1974 Syamsul Fuad menjadi sutradara penuh sekaligus penulis cerita. Dari tangan H Syamsul Fuad, lahir banyak film, beberapa judul di antaranya dengan Benyamin S, seperti “Raja Lenong” (1975), “Benyamin Jatuh Cinta” (1976), “Raja Copet” (1977), menyusul beberapa film komedia dan film remaja, seperti “Gudang Uang” (1978), “Dukun Kota” (78) “Remaja Pulang Pagi” (78). Dari tangannya mengorbit nama Rano Karno, Lidya Kandouw, Ita Mustafa, dan Herman Felani, dll.

Ke Pengadilan

Sebelum ke pengadilan dua pihak telah dimediasi, namun kedua duanya tak mendapat kesepakatan. H. Syamsul Fuad merasa judul itu melekat atas namanya, dan dia mendapat ‘fee’ yang pantas, selain pencantuman namanya. Sedangkan di pihak produser, menyatakan, kewajibannya sudah selesai dengan keluarga pewaris Benyamin S, dimana karakter Benyamin lah yang difilmkan kembali.

Alih alih pasrah dan menerima “santunan” ala kadarnya dari produser, Bang Fuad memilih bertarung. “Kita ke Pengadilan saja, “ katanya kepada wartawan yang memdiasi pertemuan dari pihak produser, PT Falcon.

Tetap Siap Berdamai

PT Falcon dan Ody Mulya Hidayat dari Max Pictures tetap membuka pintu perdamaian Syamsul Fuad, Kamis (19/4) sore. Menurut Bagiono, SH, pengacara Falcon dan Max Pictures, meski pun pihaknya akan menggugat balik, pintu perdamaian masih terbuka, dan kliennya tetap akan memberikan uang tali kasih kepada Syamsul Fuad.

“Menurut saya, kalau kita bertarung di pengadilan, tidak akan ada satu pihak pun yang menang. Kita semua justru akan rugi. Jadi kalau Pak Syamsul menyatakan ingin berdamai, saat itu juga berkas gugatan kita akan saya tarik,” kata Gion yang akan menggugat balik Syamsul Fuad atas nama kliennya.

Meski kedua belah pihak yang bersangketa tak mendapat titik temu, namun hikmah kasus ini telah didapat oleh komunitas film, dimana para produser dan insan film lain kini lebih hati hati dalam menampilkan kembali karya seniman lain, karena hak cipta yang harus diapresiasi dan tidak sembarang “main comot” seperti sebelumnya. – dms

Let's block ads! (Why?)

DJ Asal Swedia Avicii Meninggal di Oman

JAKARTA – Kabar duka kini datang dari Avicii alias Tim Bergling seorang Disc Jockey (DJ) asal Swedia. Avicii dikabarkan telah tutup usia pada Jumat (20/4) waktu setempat pada usia 28 tahun.

Dilansir dari Billboard, pihak Tim, Diana Baron telah mengkonfirmasi kabar duka tersebut

“Ini adalah kesedihan mendalam bahwa kami mengumumkan kepergian Tim Bergling, yang juga dikenal sebagai Avicii. Dia ditemukan tewas di Muscat, Oman pada Jumat sore waktu setempat, 20 April,” ujar Diana.

Diana juga menyatakan, “Keluarga hancur dan kami meminta semua orang untuk menghormati privasi mereka di masa sulit ini. Tidak ada pernyataan lebih lanjut yang akan diberikan.”

Sebelumnya pada tahun 2016, Avicii pensiun dari panggung hiburan yang sudah membesarkan namanya. Pelantun “Wake Me Up” ini diduga menderita gangguan pankreas akut yang disebabkan oleh minuman alkohol yang berlebihan.

Kabar duka dari Avicii yang sudah dua kali masuk dalam nominasi Grammy Awards ini menjadi tranding topic pertama di twitter #RIPAvicci yang sudah di tweet lebih dari 10ribu kali. Berbagai ucapan belasungkawa masih terus berdatangan dari kalangan fans maupun para artis. (cw3/b)

Let's block ads! (Why?)