Selasa, 22 Januari 2019

Djarot Ungkap Kisah di Balik Permintaan Ahok yang Ingin Dipanggil BTP

JAKARTA – Basuki Tjahja Purnama seolah ingin menjadi manusia baru usai menjalani hukuman kurungan penjara. Dalam surat yang ditulis tangan dari Rutan Mako Brimob, Depok, beberapa waktu lalu, dia meminta tidak lagi dipanggil dengan sebutan Ahok, melainkan BTP, inisial nama lengkapnya.

Djarot Saiful Hidayat, mantan rekan BTP di Pemprov DKI Jakarta, menuturkan dengan panggilan ‘BTP’, mantan Bupati Belitung Timur ini ingin kembali kepada jati dirinya. Perubahan dari Ahok ke BTP, menurut Djarot, lahir dari perenungan selama menjalani hukuman di Mako Brimob.

“Dia banyak belajar di situ. Makanya dia akan kembali ke jati dirinya sebagai BTP. Bukan Ahok lagi. Dia kan namanya memang BTP. Karena kalau Ahok kan kesannya arogan, sombong,” ungkap Djarot di Jakarta, Selasa (22/1/2019) malam.

Djarot yang terakhir kali menjenguk di Rutan Mako Brimob pada Jumat (18/1/2019) itu menceritakan BTP sudah mendapatkan banyak pelajaran dari apa yang menimpanya saat ini. Kepada Djarot, BTP mengaku dapat mengambil hikmah di balik hukuman yang dijalaninya. Di balik jeruji besi, BTP disebut banyak merenungi diri.

“Sebab, kalau Tuhan tidak sayang sama dia, dia tetep diberikan kekuasaan, maka hasilnya tidak baik. Maka dia diberi kesempatan untuk merenung, belajar,” tutur Djarot.

BTP harus menjalani masa penahanan selama dua tahun usai dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara, melakukan tindak penistaan agama. Usai menjalani masa tahanan dipotong remisi, BTP akan bebas secara murni pada 24 Januari besok. (ikbal/yp)

Let's block ads! (Why?)