JAKARTA – Basuki Tjahaja Purnama alias BTP meunggah video pertama dalam akun pribadinya di YouTube. Ia sedikit berbagi pengalaman yang didapatnya selama mendekam di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.
Dalam video berjudul Pulang itu, tampak mantan gubernur DKI Jakarta itu duduk bersisian dengan Sean, sulung dari tiga anaknya. Mereka dalam perjalanan pulang usai mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu menjemputnya di Mako Brimob pada hari pembebasannya, Kamis (24/1/2019).
Kepada Sean yang akan mulai kuliah di Australia tahun depan, BTP mengingatkan pentingnya berpikir positif.
“Pikiran kita itu, hati kita itu, dipengaruhi ucapan kita. Jadi kita harus berusaha tidak menggunakan kata-kata yang negatif. Keluar negatif, kita hidupnya juga negatif,” pesannya.
(Baca: Pulang Lewat Semanggi, BTP: Waktu Peresmian Udah Dikurung)
Lelaki asal Belitung yang pernah ngetop dengan panggilan Ahok ini kemudian mengungkapkan alasan atas pesan yang disampaikannya untuk anaknya itu. “Cara di dalam tahanan harus berpikirnya positif, berpikirnya yang positif, kata-kata yang positif.”
Pada ahir video, BTP meyampaikan terima kasih atas dukungan dan doa yang diberikan selama ia berada di penjara. Ia megibaratkan selama dalam masa tahanan sebagai sedang menempuh pendidikan, sebuah kuliah untuk gelar master.
“Dua tahun bukan waktu yang cepat dan bukan waktu lama juga, minimal program master sudah lulus. Kuliah master dua tahun,” ujarnya.
Pengadilan Negeri Jakarta Utara memvonis BTP dengan hukuman 2 tahun penjara. Majelis Hakim menanggap ia terbukti bersalah melakukan penodaan agama saat berpidato dalam kunjungan kerja sebagai gubernur di Kepulauan Seribu. (yp)