JAKARTA (Pos Kota) – Presenter acara serial My Trip My Adventure, Putri Marino merambah karirnya ke dunia seni peran. Bertajuk Posesif, sebuah film arahan sutradara Edwin. Dalam film itu, Putri mendapat peran sebagai atlet loncat indah.
“Menantang sekali, meski gue bukan atlet, tapi pada prinsipnya peran ini sesuai dengan hobi gue,” ujarnya.
Putri, 24, juga menegaskan bahwa karir barunya itu bukan karena ikut-ikutan rekannya, Della Dartyan yang lebih dulu mendampingi Gading Marten dalam film Love For Sale. “Pengen aja, pas kebetulan ada tawaran,” jelasnya.
Sederet nama populer seperti Adipati Dolken, Yaya Unru, Cut Mini, Gritte Agatha dan Chicco Kurniawan, sempat bikin Putri minder alias kurang percaya diri. “Mereka ramah dan ngayomi, itu bikin gue makin yakin bisa main film,” jelasnya.
Tantangan loncat indah dari ketinggian 10 meter lebih menukik ke kolam renang, bukan persoalan sepele. “Perlu keberanian. Untungnya fisik gue siap. Tapi modal fisik dan siap aja nggak bisa. Harus diajari langsung oleh atlet, “ katanya. “Untungnya pelatih atletnya masih seumuran, jadi kita udah kayak temen,” ungkap presenter berdarah Italia – Bali ini.
Dalam film yang direncanakan tayang pada 26 Oktober mendatang itu, Putri memainkan sosok sebagai Lala, atlet loncat indah yang kehidupannya jungkir-balik setelah menemukan cinta pertama pada diri murid baru Yudhis (Adipati Dolken). Cinta pertama itu ternyata hanya jadi jebakan, karena Yudhis mencintai Lala secara obsesif, bahkan cenderung membahayakan. Sangat posesif.
“Ceritanya bagi gue menantang dan menarik banget, apalagi yang garap adalah Oom Edwin yang dikenal sebagai sutradara yang karyanya kerap ditampilkan di berbagai festival film internasional,” urai Putri. “Gue juga nggak ngerti kenapa gue terpilih setelah nelewati sesi casting lebih dulu,” imbuhnya.
Eddy Zaidy, produser rumah produksi Palari Films menjelaskan, Putri Marino memang lebih dulu dicasting. “Kenapa pilih dia? Karena kami jatuh cinta sama Putri. Meski dia nggak ada basic akting, tapi kami menemukan kualitas Lala dalam diri Putri Marino untuk dipasangkan dengan Adipati,” jelas Eddy. (ali/d)