JAKARTA – Penyanyi dangdut jebolan KDI, Juan Rahman, merasa senang karena laporannya ke Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan yang dilakukan seseorang berinisial MKA ditindaklanjuti.
“Sudah 10 bulan uang saya sebesar Rp 700 Juta tidak dikembalikan dan MKA tidak ada itikad baik. Saya sudah tidak sabar untuk menjeratnya,” kata Juan Rahman ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta, kemarin.
Untuk menindaklanjuti laporan itu, Juan Rahman akan dipanggil penyidik untuk menjalani pemeriksaan. “Rencananya, Senin depan Juan akan diperiksa untuk membuat BAP,” ujar kuasa hukum Juan Rahman, Baginda Umar Lubis.
Sebelumnya, Juan Rahman mengaku mengalami penipuan pembelian mobil Alphard pada akhir tahun 2016 lalu. Juan melaporkan MKA ke Polda Metro Jaya pada 7 September 2017 lalu dengan dugaan penipuan pembelian mobil.
Merasa tidak puas, Juan Rahman juga akan mengajukan laporan secara perdata persoalan tersebut ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
“Minggu depan kita akan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk melaporkan wanprestasi, Karena saya dirugikan inmateril, maka saya akan buat gugatan perdata,” ucap penembang lagu dangdut Kiblat Cinta.
“Persoalannya karena memang prestasi dari perjanjian yang dibuat MKA tidak terwujud ke klien kami,” jelas Baginda Umar Lubis.
Juan Rahman pun mengaku jika dirinya siap berdamai jika uangnya dikembalikan seutuhnya. “Saya maunya damai ya. Karena capek juga ngurusin masalah ini, menguras waktu dan tenaga. Kalau memang uang saya dikembalikan dengan cepat, saya akan cabut laporannya,” pungkas Juan Rahman.