Senin, 06 November 2017

Tiga Tahun Absen,Diah Permatasari Kembali Main Film

JAKARTA (Pos Kota) – Artis lawas yang populer lewat sinetron Si Manis Jembatan Ancol, kini balik ke habitatnya. Main di film Titisan Setan, menandai kembalinya Diah ke industri film mistis yang kini tengah booming. Film yang sudah memulai suting itu mempertemukan Diah dengan aktor muda Baim Wong.

“Sudah tiga tahun nggak suting film. Habis film horor Malam Suro di Rumah Darmo, aku absen, ngurusi keluarga,” ujar Diah yang identik dengan Si Manis Jembatan Ancol ini.

“Jelas kangen, tapi untuk main di film ini aku tetap dicasting. Padahal dulu aku banyak main film horor, kuat dengan karakter horor rupanya belum menjamin juga he he..” imbuh ibu dari 2 anak: Marcello Nicholas Reynolds dan Marciano Nicholas Reynard, hasil pernikahannya dengan Anton Sutopo ini.

Namun pengalaman segudangnya di genre horor itu, membikin pihak produksi meloloskan castingnya. “Casting dan diterima, aku jadi hantu lagi. Pasti seru, sebab pengalaman aku di genre horor selalu seru banget,” ungkap artis 46 tahun ini senang.

Tidak ada ritual khusus yang dilakukannya saat memulai suting film horor.
“Biasa aja, yang penting niat kita kerja. Aku percaya pada dunia mistika, tapi aku ngga mau terganggu,” jelas pemain film Barang Titipan, Si Manis Jembatan Ancol, Mariam, Si Manis Jembatan Ancol ini.

Sedang di film komedi dia main di film Bebas Aturan Main, Saya Duluan Dong dan puluhan judul sinetron seperti Warkop Milenium, Akibat Pernikahan Dini, dll.

“Sebetulnya sejak dulu aku enggak bilang bakal berhenti total, tapi cuman lagi enggak saja. Dulu suting stripping memerlukan waktu total, aku hampir ngga ada waktu buat keluarga dan akhirnya aku putuskan berhenti dulu,” ungkap aktris kelahiran Solo, 25 Januari 1971 ini.

“Kangennya minta ampun, kangen banget. Kerja tim, kebersamaan, seru kan sudah lama banget enggak suting. Segala macem jadi kangen banget,” ungkap Diah yang terlihat awet muda.

“Kesempatan waktu mungkin kini lebih memungkinkan, bungsu ku udah berusia sebelas tahun, dan sulung ku sekolah di Amerika Serikat. Tapi keluarga tetap aku nomor satukan,” tuntas Diah. (ali/d)

Let's block ads! (Why?)