MEDAN (Pos Kota) – Kahiyang Ayu dan Bobby menjalani adat Marpangir, yakni mandi di sungai, yang kami ini dilakukan secara simbolik, di replika air terjun (buatan).
Acara adat Marpangir (mandi/siraman dalam adat Batak. Arti kata Marpangir menghanyutkan masa remaja pengantin. Secara adat makna Marpangir ini bertujuan menghanyutkan masa remaja pengantin serta mendoakan keduanya agar selamat menempuh hidup baru dan memperoleh keturunan anak laki-laki dan perempuan.
Kali ini Kahiyang mengenakan mahkota warna kuning keemasan yang meninggi. Kahiyang dan Bobby berjalan berbaris menuju lokasi didampingi pihak keluarga Nasution. Mereka mengenakan baju adat Mandailing dengan hiasan kepala atau bulang. Saat berjalan, pengantin baru ini dipayungi payung warna kuning.
(Baca: Ibu Iriana Manortor, Terlihat Masih Kaku)
Dalam acara ini Kahiyang dan Bobby berjalan berbaris menuju lokasi didampingi pihak keluarga Nasution. Mereka mengenakan baju adat Mandailing dengan hiasan kepala atau bulang. Saat berjalan, pengantin baru ini dipayungi payung warna kuning.
Kahiyang dan Bobby berjalan pelan menuju lokasi marpangir. Mereka terus melempar senyum ke para tamu undangan yang memenuhi sisi-sisi jalan. Kahiyang tampak membawa dedaunan di genggamannya.
Tiba di lokasi marpangir, Kahiyang dan Bobby langsung duduk di kursi yang disediakan. Mereka lalu diberikan petuah oleh tetua adat. Setelah memberi nasihat, tetua adat kemudian memercikkan air dengan dedaunan ke atas kepala Kahiyang dan Bobby sambil mengucapkan horas. Prosesi marpangir itu kemudian selesai.
Prosesi marpangir ini sangat bermakna bagi Kahiyang dan Bobby. Dahulu kala, tradisi marpangir ini dilaksanakan masyarakat Mandailing di tepian sungai. Maknanya adalah menghanyutkan masa lajang. Mereka akan dianggap sebagai orang tua setelah menjalani prosesi ini.
Kahiyang dan Bobby kemudian berjalan kembali. Mereka kini diarak menuju gelanggang. Di lokasi sudah ada seluruh keluarga besar Nasution dan Siregar termasuk Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana. (samosir/win)