Sabtu, 04 November 2017

Rhoma Bicara Soal Sikap Diskriminatif Pendaftaran Pemilu

JAKARTA (Pos Kota) – Ketua Umum Partai Idaman Rhoma Irama berharap prinsip Pemilu jujur dan adil dijunjung tinggi,  bukan hanya pada saat pelaksanaannya tapi juga sudah dilakukan saat dimulainya rangkaian Pemilu sendiri.

“Jadi kami berharap Pemilu dilaksanakan dengan prinsip jujur dan adil oleh KPU (Komisi Pemilihan Umum),” kata Rhoma yang juga disebut Raja Dangdut Indonesia,  di Jakarta,  Sabtu (4/11).

Partai Idaman yang tidak lolos pada pendaftaran di KPU bersama 12 partai politik (parpol), menurut Rhoma,  pihaknya tidak menghendaki ada perlakuan diskriminatif. Sebab ada parpol baru yang dokumennya tidak lengkap tapi mereka lolos saat pendaftaran di KPU.

“Namun mengapa Partai Idaman yang berkas dokumennya lengkap tapi tidak lolos pendaftaran di KPU. Sebab itu,  kami minta tidak ada diskriminatif dalam masalah pendaftaran ini,” terang Rhoma yang dihubungi di Jakarta.

Menurut dia,  Pemilu harus menjunjung tinggi prinsip keadilan dan kejujuran,  dan itu bukan hanya pada saat pelaksanaan Pemilu,  tapi prinsip itu sudah dijunjung pada saat rangkaian proses Pemilu yakni,  pendaftaran parpol.

Rhoma menolak beranggapan bahwa tidak lolosnya Partai Idaman bagian untuk mrncekal dirinya yang akan maju sebagai calon presiden di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

“Saya tidak beranggapan seperti itu dulu karena sekarang dalam proses persidangan yang nantinya akan mendengarkan keterangan dari pihak KPU alasan parpol tidak lolos pendaftaran di KPU,”  ucap Rhoma. (Johara/win)

Let's block ads! (Why?)