Senin, 21 Agustus 2017

Akhlis Suryapati Garap Film “Enak Tho Zamanku”

JAKARTA (Pos Kota)-Akhlis Suryapati yang dikenal sebagai wartawan, penulis, satrawan dan pernah menggarap film Lari Dari Blora, kini kembali menggarap film layar lebar dengan judul Enak Tho Zamanku, Piye Kabare.

Dibintangi mantan aktris panas Yurike Prastica, Ismi Melinda, Ratu Erina, Pandji Addiemas, Eko Xamba, Soultan Saladin, Otig Pakis, Dolly Marten, Ananda George, Reza Pahlawan dan Evry Joe.

“Ketika orang mendengar kalimat ‘Enak Tho Zamanku, Piye Kabare’ pasti pikirannya langsung tertuju pada Orde Baru. Lalu ada yang bilang kalau film ini didanai oleh keluarga Cendana. Silahkan saja. Karena film ini dibuat dengan konsep satire yang multi tafsir,” jelas Akhlis, sang kreator di sesi kumpul syukur, kemarin.

Dia menerangkan, rencana untuk memproduksi film tersebut sudah cukup lama dan mendapat respons dari banyak pihak, termasuk produser QiDemank, Sonny Pudjisasono.

“Untuk persiapan memang relatif cepat demi memaksimalkan budget,” ungkap Akhlis yang sudah berpengalaman saat menggarap film Lari Dari Blora tahun 2007 lampau.

Penafsiran berbeda atas film yang menggabungkan drama, action dan komedi ini juga muncul dari para pemain ketika mereka disodori skenario.

“Setelah semua pemain membaca skenario, saya tanya penilaian mereka, dan ternyata mereka punya penafsiran berbeda-beda,” tutur Akhlis yang juga Ketua SENAKKI itu.

Suting akan dilakukan di daerah Indramayu, Jawa Barat.

“Sebetulnya film ini bisa dibuat di daerah mana saja, tapi kami merasa lebih efektif mengambil lokasi di Indramayu, itu saja. Tidak ada setting waktu dan tempat. Setiap pemeran berdialog dengan dialeknya masing-masing tanpa dibuat-buat,” urai Akhlis.

Sementara itu, mantan Menteri Kordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Tedjo Edhy Purdijanto yang hadir, ikut menandaskan bahwa dia sangat mendukung produksi film tersebut.

“Kita dukung film yang berupaya memberi nilai pendidikan. Sebuah film yang akan menggugah penonton untuk mencintai tanah air, nasionalisme dan kebangsaan. Tentu tidak mudah membuat film bernilai pendidikan. Perlu strategi,” komentarnya.

Film Enak Tho Zamanku, Piye Kabare diproduksi Kreativa Art dan Midessa Pictures. Suting akan dilakukan hanya selama dua pekan dan seratus persen lokasinya di Indramayu. (ali/d)

Let's block ads! (Why?)