Sabtu, 28 Oktober 2017

Umi Pipik Menangis Puterinya Melanggar Ajaran Agama

JAKARTA (Pos Kota) – Ibu mana yang tidak akan menangis dan bersedih jika anak perempuannya kerap  melakukan perbuatan yang melanggar agama.

Kesedihan inilah yang dirasakan isteri mendiang ustad Jeffry Al Bukhori,  Umi Pipik. Puterinya diketahui kerap  mengkonsumsi alkohol serta menjalani pergaulan bebas dengan kekasihnya.

Umi Pipik terus memberikan wejangan kepada puterinya, namun selalu dibantah. Hal inilah yang membuat Umi Pipik kerap menangis.

Tapi peristiwa ini bukan kisah nyata yang dialami Umi pipik dan puterinya. Ini adalah penggalan cerita dari Film Drama yang dibintanginya.

Kisah haru yang dialami  Umi Pipik ini hanya terjadi dalam film drama yang dibintanginya, yaitu Film ‘Surga Pun Ikut Menangis’.

Dalam film ini, ia menjadi seorang ibu yang memiliki dua anak perempuan.

Dua anak dalam film tersebut adalah Cinta (Yuniza Icha) yang memiliki karakter pemberontak serta sangat membenci ibunya. Sementara Putri (Rara Nawangsih) adalah adik Cinta yang memiliki karakter yang berbeda 180 derajat.

Film ini juga dibintangi oleh Ruben Onsu dan Kiki Farrel serta disutradarai Hasto Broto.

Membintangi film yang mulai tayang pada 26 Oktober 2017 ini, Umi Pipik mengaku banyak pelajaran yang bisa diambil. Film ini menggambarkan seorang ibu yang berjuang demi puteri-puterinya.

Umi Pipik mengaku bersedia main di film ini karena banyak pesan moral dan hal positif didalamnya yang bisa menjadi inspirasi para orang tua dalam mengurus anaknya.

Saat disinggung apakah film Surga Pun Ikut Menangis akan laku dipasaran, Umi Pipik menjawab: “Film banyak ditonton atau enggak bukan karena kehebatan pemain atau siapapun pemainnya, siapa penulisnya dan banyaknya uang produser atau sutradaranya, namun karena ikut campurnya tangan Allah. Allah yang Menggiring.”

Saat shuting film ini, Umi Pipik belum bercadar. Ia baru bercadar pada April 2017 dan sebagai profesional, Umi Pipik Tidak akan menuntut produser untuk tidak menayangkan film itu.(Tri)

Let's block ads! (Why?)