Senin, 23 Oktober 2017

Tidak Mudah Bagi Adinia-Wirasti Raih Piala FFB 2017

JAKARTA – Totalitas akting Adinia Wirasti dalam memerankan sosok Anya di film Critical Eleven menuai ganjaran membanggakan. Dia mendapat predikat Pemeran Wanita Terpuji Film Bioskop di Festival Film Bandung (FFB) 2017

Artis 30 tahun itu berhasil membawa pulang piala FFB sebagai salahsatu lambang prestisius akting aktris Indonesia. Dia mengaku sangat senang, maklum peran dalam film yang diadaptasi dari novel itu memang sudah menjadi incarannya.

“Aku itu dari dulu enggak punya goal untuk peran apa, tapi kalau untuk peran Anya ini aku memang sudah tertarik sejak pertama kali baca novelnya,” ungkapnya usai menerima penghargaan.

Film yang dibintanginya bersama Reza Rahadian itu diadaptasi dari buku best seller berjudul serupa yang ditulis Ika Natassa. Film ini disutradarai Monty Tiwa dan Robert Ronny.

Adinia Wirasti mengenangkan, dia sempat kesulitan dalam memerankan tokoh Anya. Pasalnya, karakter ini memang sudah memiliki banyak penggemar lantaran novelnya yang laris.

“Itu ngeri sih, mainin karakter dari adaptasi novel. Karena fansnya udah banyak dan kalau kita udah baca novel kita punya imajinasi yang enggak bisa diganggu gugat kadang-kadang,” terangnya.

Memulai debut layar lebar di film ‘Ada Apa Dengan Cinta’ ( Sutradara Rudy Soedjarwo, 2002), Adinia memaparkan, harus berdiskusi dengan penulis novel, sutradara dan juga lawan mainnya di film ‘Critical Eleven’. “Saya memang membaca novelnya dulu dan banyak ngobrol sama penulisnya, sama Reza serta sutradara, Robert Tony dan Monty Tiwa,” jelasnya.

Selain itu, komunikasi juga menjadi salah satu cara untuk mendalami perannya sebagai Anya. “Sebenernya komunikasi aja sih, Anya di dalam film ini mau dibawa ke arah mana. Seni peran kan banyak ya angle-nya jadi mau ke arah mana dan mana yang mau disampaikan ke penonton dan karya kolaborasi ini yang bisa buat saya dapat penghargaan ini,” paparnya.

Sebelum memerankan Anya, Adinia juga melakukan riset mendalam mengenai peran itu. Terutama, peran sebagai ibu hamil.

“Saya sampai request untuk memakai lateks yang beratnya sama seperti bayi betulan, supaya lebih menjiwai aja. Ternyata capek banget ya jadi ibu hamil, keringetan terus,” katanya

Selain itu Adinia Wirasti meminta saran kepada salah seorang teman yang mengalami kisah yang sama seperti Anya. “Iya dan saya sangat berterima kasih sama dia. Karena dia bantu saya banget sih, tapi aku enggak bisa sebut namanya,” katanya. – ali/dms.

Let's block ads! (Why?)