Kamis, 21 Februari 2019

Personil “Duo Semangka” Ditawar Pengusaha Batubara Rp 100 Juta

JAKARTA – Maraknya kasus prostitusi online yang melibatkan selebritis cukup menghebohkan masyarakat Indonesia. Rupanya kasus Vanesaa Angel yang diungkap polisi tak memberikan efek jera bagi pria hidung belang maupun pelaku prostitusi online.
Hal serupa dialami personel ‘Duo Semangka’, Clara Gopa yang mengaku diboking oleh pengusaha batubara. Namun Clara langsung menolak keras dan tak ingin cari uang dengan cara yang instan dan melanggar aturan hukum.

“Saya nggak mau ikut-ikutan kayak gitu, prostitusi online itu harus diberantas sampai ke pelanggannya juga, jadi jangan hanya artisnya saja, biar pada kapok semua,”tutur Clara Gopa.

Penyanyi bertubuh seksi dengan payudara jumbo ini menyerahkan jadwal manggung maupun aktivitas lain ke sang manager, sehingga hal tersebut bisa membatasi pria hidung belang untuk menggodanya.

Sonny Bule, yang merupakan manager ‘Duo Semangka’ mengatakan dirinya pernah mengamuk lantaran artisnya hendak diboking oleh pengusaha batubara.

“Kejadiannya pada akhir Januari 2019 lalu, jadi selepas Duo Semangka konser di Kalimantan, selang beberapa hari handpone saya bunyi, saat saya angkat saya pikir dari EO (Event Organizer) karena saya lihat nomornya cantik, dan saya angkat teleponya ternyata dia memperkenalkan diri dan ingin berkencan dengan Clara Gopa, dia siap membayar Rp.100 juta sekali kencan, bahkan hotelnya di Jakarta sudah disiapkan, dari situ saya marah dan tolak mentah-mentah,”papar Sony Bule.

Sony juga menjelaskan bayaran Rp. 100 juta hanya untuk artisnya saja, sementara dirinya juga ditawari uang yang cukup besar.

“Saat itu durasi percakapan sama cowok itu sekitar 25 menit. Kemudian saya jawab ‘maaf ya Clara Gopa (Duo Semangka) hanya menjual karya seni suara bukan jualan tubuh. Jadi abang salah orang, eh dia malah nawarin apartement dan mobil, saya makin kesal saya tutup aja teleponnya,”tandas Sony Bule.

‘Duo Semangka’ yang beranggotakan Clara Gopa dan Vanya Kiara ini ngehits dengan lagu ‘Mantul-Mantul (Mantap Betul) dan ‘Kurang Syantik’ (mia/b)

Let's block ads! (Why?)