Minggu, 24 Februari 2019

Di Kota Kuching Serawak Festival Film ASEAN Kembali Digela

JAKARTA – Untuk ke empat kalinya berlangsung Festival Film ASEAN di kota Kuching, Serawak, Malaysia. Siap digelar 25-27 April 2019 mendatang, Filipina dan Indonesia merupakan negara yang menyertakan film terbanyak di antara 10 negara peserta .

Ada 120 judul film yang akan dikompetisikan dalam festival yang digelar sejak 2013 lalu ini. Indonesia menyertakan 13 judul tahun 2019 ini. Pada 2017 lalu Indonesia menyertakan 10 judul dan meraih dua penghargaan di Best Screenplay film ‘Ziarah’ karya sutradara BW Purba Negara dan Special Jury Award untuk Mbah Ponco Sutiyem (95), aktris pemeran utamanya.

Livan Tajang, selaku Direktur Festival AIFFA (Asean International Film Festival & Awards) menyatakan, ajang ini merupakan pertemuan para pembuat film dan bintang film dari wilayah Asean untuk menjalin kesemaan dan kerjasama dalam semua aspek film.

Kegiatan ini sudah disetujui oleh Sekretariat ASEAN sebagai salah satu kegiatan bersama ASEAN. “Dengan 600 juta penduduknya, ASEAN jelas pasar yang sangat potensial untuk pasar film. Karenanya perlu ada kerjasama saling mendukung di antara pembuat film di kawasan ini, “ kata Livan Tajang, kepada media di CGV Lounge – Grand Indonesia, Jakarta.

Festival dan Penghargaan Film Internasional ASEAN (AIFFA) yang sejauh ini selalu diadakan di Kota Kuching, Sarawak, Malaysia, dimaksudkan untuk merayakan film-film terbaik di sekitar kawasan ASEAN. “Ke depan bisa diselenggarakan di kota lain dan negara ASEAN lain tergantung sponsornya, “ kata Livan Tajang dengan senyum.

Acara tiga hari ini berpuncak pada final Gala Nite yang glamor di mana para pembuat film artis artis internasional berkumpul untuk menyaksikan yang terbaik dari produksi film terbaik di kawasan ini. Film-film tersebut dinilai oleh Dewan Juri ASEAN dan disajikan 12 kategori penghargaan.

Pertunjukan spektakuler berakhir dengan “Spirit of ASEAN Award” dan film yang menggambarkan yang terbaik dari orang-orang ASEAN, budaya dan gaya hidup mereka. Penghargaan lain yang menarik adalah “Lifetime Achievement Award”, yang diberikan kepada kepribadian film ASEAN yang telah menembus batas internasional. – dms

Let's block ads! (Why?)