JAKARTA – Untuk kali pertama, komedian Arie Kriting (33) berperan ganda, menjadi pemain sekaligus produser. Dalam film berjudul ‘Bumi Itu Bulat’, Arie mengaku, banyak mendapatkan pengalaman luar biasa.
“Satu frame dengan ibu Christine Hakim adalah kebanggaan tersendiri,” ujar Arie. “Ini adalah titik tertinggi pencapaian aku, satu frame dengan aktris senior dan kaliber, rangkap jadi produser pula hehe,” lanjutnya.
Pemain film yang awal karirnya berangkat dari seorang komika ini mengatakan, bahwa lewat film ‘Bumi Itu Bulat’ yang dibesut oleh sutradara Robert Ronny tersebut, termuat idealismenya tentang toleransi.
“Selama ini aku selalu kebagian peran-peran antagonis, tapi kali ini jadi orang baik. Meski bukan peran utama, tapi peran aku cukup menentukan arah cerita,” jelas Arie yang sebelumnya mendukung film ‘Gila Lu Ndro’, ‘Petualangan Menangkap Petir’ dan ‘Susah Sinyal’.
Bagi Arie, tema toleransi di film yang akan diputar mulai April ini adalah salah satu upaya pencerahan dan edukasi di kalangan anak muda.
“Aku tertarik dengan film ini karena keadilan penting buat kita untuk mewujudkan toleransi. Ada tujuan mulia. Tanpa keadilan tidak terwujud toleransi. Kita belajar banyak hal tapi enggak tahu substansinya,” ungkap Arie.
Ke depan, dia siap untuk dipercaya rangkap job, pemain, produser dan sutradara. Apalagi sebagai kreator, Arie sudah punya pengalaman dimana dia pernah dipercaya Ernest Prakasa menggarap ‘Cek Toko Sebelah the Series’ sebanyak 4 episode. “Siap, aku siap aja,” tandasnya.(ali/mb)