JAKARTA – Cukup puas berakting di Hollywood, Amerika Serikat, artis Cinta Laura kembali ke Indonesia untuk berakting di film terbarunya berjudul ‘Mati Anak’.
Berbeda dengan film sebelumnya, yang menggunakan bahasa Inggris, Cinta tampil sempurna menghilangkan aksen bulenya.
“Ini film horor pertamaku, kenapa aku mau menerima tawaran ini karena seperti kita tahu kebanyakan horor Indonesia jual hantu dari pocong, kuntilanak. Tapi di film ini fokus di karakternya Andi karena dia seorang anak yang misterius,”tutur Cinta Laura di Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan.
Cinta mengatakan tak mudah baginya untuk menghilangkan kebiasaan sehari-hari seperti tidak menggunakan bahasa Inggris.
“Sebelum syuting ada reading dua sampai tiga minggu, kalau pelan-pelan bisa ngafalin dialog bahasa Indonesia. Tapi dari dulu saat syuting sinetron asal dikasih waktu buat persiapan dan sutradaranya sabar, ada salah dialog ya ulang lagi,”papar bintang film ‘Oh Baby’.
Selama syuting, Cinta Laura mengaku gatal memanggil nama karakter anak-anak memakai aksen bulenya. Sampai-sampai ia keceplosan dalam suatu adegan sehingga harus mengulang lagi pengambilan gambar tersebut.
“Pertamanya susah lah, kayak pas manggil karakter Andi aku penginnya En-di, Boni pengennya Bo-ney. Sempat pas akting marah keceplosan ‘Kalian nggak boleh gitu sama En-di’. Langsung cut,” kenangnya.
Bintang sinetron ‘Aku Bukan Cinderella’ ini berperan sebagai tokoh utama yaitu seorang penjaga panti asuhan bernama Ina. Wanita naif namun rajin dan berkepribadian kuat, tinggal di sebuah panti asuhan miskin berisi anak-anak yatim piatu dengan berbagai sifat.
Suatu hari, Kepala Desa membawa seorang anak pendiam bernama Andi (Jovarel Callum) yang merupakan satu-satunya korban selamat dari satu keluarga yang meninggal secara misterius dan sadis.
Ina menerima Andi walaupun kondisi keuangan panti sedang tak baik. Dia yakin bahwa dengan kasih sayang Andi akan sembuh dari traumanya. Namun, sejak kedatangan Andi, hal-hal aneh mulai terjadi di panti ausahan tersebut.
Film yang disutradarai oleh Derby Romero ini akan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 28 Maret 2019. (mia/tri)