Jumat, 29 Maret 2019

Di Hari Film Nasional, Sutradara Natasha Dematra Luncurkan International Women Empowerment

JAKARTA – Sutradara muda Indonesia, Natasha Dematra (20) tidak hanya produktif membikin film, tapi juga kini mendirikan organisasi gerakan sosial International Women Empowerment (IWE).

“Gerakan ini sengaja diluncurkan di Hari Film Nasional karena pentingnya para insan perfilman untuk menyadari ada banyak pelecehan terhadap perempuan dijadikan sebagai komoditas yang menguntungkan produser, namun merugikan perempuan secara mendasar,” ujar Natasha, pembesut film Mama Aku Harus Pergi, Tears Of Gosh, Dreams, Angel In America, Planet 50:50 dan lainnya.

“Di samping itu, masih banyaknya diskriminasi dan stigma gender, membuat IWE akan secara konsisten mensosialisasikan isu ini kepada generasi muda,” lanjutnya.

Gerakan IWE menurut Natasha untuk mempromosikan kesetaraan gender dengan menggemakan hak-hak wanita seperti menstruasi, pernikahan anak, pelecehan seksual dan isu pemberdayaan wanita lainnya. Natasha sendiri mengatakan bahwa aktivisisme dapat digunakan lewat cara kreatif seperti halnya film.

Sutradara, aktris dan juga penulis ini memberikan contoh film yang dia sutradarai Planet 50-50, mengangkat isu kesetaraan gender. Film tersebut telah meraih banyak penghargaan internasional dan berhasil menarik banyak perhatiaan orang akan isu tersebut. Selain itu, peluncuran gerakan IWE di bulan Maret ini sekaligus menandai perayaan Hari Perempuan Internasional.

Rangkaian peluncuran pertama kali diadakan di Pusat Kebudayaan Rusia bersama para aktivis perempuan, budayawan dan raja-raja Nusantara yang tergabung dalam organisasi Silahturahmi Nasional Raja Sultan Nusantara (Silatnas). Kemudiaan diluncurkan di pesantren Sirojul Munir, Bekasi bersama generasi muda khususnya perempuan dibawah umur 18 tahun.

Natasha berharap gerakan pemberdayaan wanita ini dapat digemakan di seluruh Indonesia karena isu kesetaraan gender adalah isu yang sangat penting. (ali/ys)

Let's block ads! (Why?)