JAKARTA – Sutradara sekaligus penulis, Mia Johanes, akan menggelar musik kolosal. Melibatkan 1.586 pekerja seni, pagelaran ‘Bunga Untuk Mira’ digelar pada 22 hingga 23 Desember 2018 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat.
“Kreatif yang dikerjakan sebagai seorang sutradara sama beratnya di setiap produksi. Baik itu skala besar atau pun kecil, jadi saya mengerjakannya secara sungguh-sungguh,” tutur Mia Johanes.
Sutradara yang akrab disapa Mhyajo ini menyiapkan musik yang diharapkan tidak seperti pertunjukkan musikal yang dikenal publik selama ini. Acara terinspirasi oleh cerita legenda Nusantara, Bawang Merah dan Bawang Putih.
“Musik dengan genre jazz fantasi dan memasukan unsur teatrikal dengan plot twist yang tidak disangka-sangka di akhir babak akan membuat ini berbeda,” papar Mhyajo.
Sebagai sutradara seni pertunjukkan, ia telah membesut berbagai pementasan seni. Baik di dalam maupun di luar negeri.
“Naskah Bunga Untuk Mira yang pernah saya tulis itu kemudian saya jadikan naskah musikal,” katanya.
Mhyajo memilih Shae sebagai pemeran utama. Penyanyi ini ngehits dengan lagu ‘Sayang’ dan pernah bermain film ‘Basah’ (2008) dan ‘3600 Detik’ (2014).
Pertunjukan musikal ‘Bunga Untuk Mira’ merupakan pengalaman perdana Shae dalam sebuah musikal. Selain Shae ada artis lainnya yaitu Daniel Adnan, Dea Panendra, Johan Yanuar dan lain sebagainya yang akan memeriahkan pertunjukan tersebut. (mia/yp)