Rabu, 17 Januari 2018

Penyebab Kematian Vokalis The Cranberries, ‘Diungkap Akhir Pekan’

INGGRIS– Pihak berwenang berencana melakukan visum terhadap jenazah vokalis band rock Irlandia, The Cranberries, Dolores O’Riordan, hari Kamis (18/01) dan hasilnya diumukan akhir pekan.

Ia meninggal dunia mendadak pada usia 46 tahun di satu hotel di pusat kota London, hari Senin (15/01). Ia berada di London untuk mengikuti rekaman.

Pejabat berwenang di London kepada media mengatakan bahwa ‘visum atas jenazah O’Riordan dijadwalkan dilakukan hari Kamis (18/01)’.

Ia mengatakan tak bisa memastikan apakah hasilnya langsung diumumkan, namun kalau pun tidak, besar kemungkinan sudah akan diketahui oleh publik pada akhir pekan.

Setelah dilakukan visum, jenazahnya akan diterbangkan ke kota kelahirannya, Limerick, Republik Irlandia, untuk dimakamkan yang diperkirakan diselenggarakan pekan depan.

O’Riordan ditemukan meninggal dunia di kamar hotelnya di kawasan Park Lane, London, Senin (15/01) pagi oleh pegawai hotel. Polisi kemudian dipanggil dan dinyatakan bahwa O’Riordan telah meninggal dunia.

Polisi menyatakan untuk sementara ‘tidak ada yang mencurigakan’ dari kematian O’Riordan.

Juru bicara The Cranberries mengatakan pihak keluarga O’Riordan sangat terpukul dengan kematiannya.

Ia antara lain dikenal dengan hit global Zombie pada tahun 1990-an, lagu yang ia tulis untuk mengenang dua remaja yang tewas dalam pengeboman milisi kelompok Republik di Irlandia.

Album pertama The Cranberries -Everybody Else Is Doing It, So Why Can’t We?- yang diluncurkan pada 1993 laku 43 juta kopi di seluruh dunia.

Lagu balada lain yang membuat namanya melambung antara lain adalah Linger dan Dreams.

Pada 2017 The Cranberries mengumumkan tur di Eropa, Inggris, dan Amerika Serikat, namun pada bulan Mei -saat menggelar tur di Eropa- mereka terpaksa membatalkan seluruh tur yang tersisa karena kesehatan O’Riordan mengalami gangguan.

Situs resmi The Cranberries mengatakan masalah kesehatan yang dimaksud terkait dengan gangguan di bagian punggung O’Riordan, yang membuatnya tak bisa tampil di panggung.

Menjelang Natal lalu O’Riordan menulis pesan di Facebook bahwa dirinya ‘baik-baik saja’ dan baru saja ‘menggelar penampilan kecil pertama dalam beberapa bulan’ yang membuat penggemarnya yakin ia akan segera bisa tampil lagi.

Di Twitter, unggahan terakhirnya adalah pada 4 Januari 2018.

Presiden Irlandia, Michael D Higgins, mengatakan kematian O’Riordan membuat para penggemar musik Irlandia sangat kehilangan.

Sejumlah selebritis, melalui media sosial, mengucapkan belasungkawa yang mendalam dengan kepergian O’Riordan, di antaranya band The Corrs, Duran-Duran, dan pembawa acara James Corden.

Kabar tentang kematiannya dibahas secara luas di media sosial sejak Senin dan nama Dolores O’Riordan dan The Cranberries beberapa kali menjadi topik paling populer di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Data yang dikumpulkan Spredfast namanya dicuitkan hampir 600.000 kali sementara nama grupnya disinggung dalam lebih dari 700.000 cuitan selama 24 jam terakhir.(BBC)

Let's block ads! (Why?)