Selasa, 30 Januari 2018

Perjalanan Cinta Ahok -Veronica (II) : Kesetiaan

PERNIKAHAN Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok dengan Veronica, memasuki usia 20 tahun. Waktu yang tak sedikit untuk membuktikan ketangguhan cinta mereka dalam menghadapi suka dan duka selama hidup bersama.

Namun, keputusan Ahok menggugat cerai Veronica pada 5 Januari 2018, menghentak publik. Apalagi, beredar isu jika orang ketiga menjadi penyebab retaknya pernikahan yang sudah menghasilkan tiga orang anak tersebut.

Veronica, di mata publik adalah sosok wanita setia. Bagaimana tidak, sejak terseret kasus penistaan agama, hingga akhirnya Ahok dipenjara, Vero tampak tegar mendampingi sang belahan jiwa.

Ahok bahkan menyatakan rasa syukurnya atas kehadiran Vero yang menjadi teman hidupnya. Lewat secarik surat yang dihadiahinya kepada Vero sebagai kado ulangtahun ke-20 tahun pernikahan mereka, Ahok mengungkapkan rasa cintanya.

veronica basuki

Veronica Tan, istri Ahok. (instagram veronicabtp)

Untuk Vero istriku,

Sekarang aku harus berterima kasih akan keadaan saat ini kepada semua pihak yang menyebabkan aku menjadi narapidana dan ditahan langsung tanpa ada proses lebih lanjut.

Tak terbayang jika aku tak ditahan, aku akan terus bekerja seperti dulu sampai Oktober sampai masa jabatan itu artinya saya bangun jam 04.30 (kamu memberiku gelar robot) karena semua waktu dihitung tepat agar aku bisa tiba di Balai Kota pukul 07.30 karena sudah banyak warga menunggu, dan kerja nonstop sampai pulang ke rumah sudah pukul 21, Sabtu-Minggu selain ke kawinan juga selesaikan disposisi surat, dan kadang sampai tengah malam di malam Senin, agar hari Senin tak ada surat yang tertinggal, kamu memberiku gelar robot sudah benar.

Sekarang di hari pernikahan kita ke-20 saya bersyukur bisa ada waktu mengenalmu dan memperhatikan kamu. Dulu aku benar-benar “take it for granted” sampai-sampai anak juga yang kamu ajak jalan dan bicara.

Hadiah terbesar di ulang tahun pernikahan ke-20 adalah aku di dalam tahanan menyadari betapa beruntungnya pernikahan kita masih utuh dan engkau memaafkan semua kegilaanku bekerja melayani masyarakat dan meskipun masuk dalam tahanan dan tidak dipilih tapi aku mendapatkan istri yang mengasihi aku dan anak-anakku kembali. Kalau ada yang salah dalam hubungan suami istri, umumnya yang salah adalah suaminya.

Aku bersyukur di dalam tahanan punya banyak waktu untuk merenung betapa istriku bukan lagi seperti dulu, sekarang sudah dewasa mampu berprestasi dan menjadi perempuan yang penolong bagi saya. Sungguh benar apa yang dikatakan Amsal Salomo, istri yang berakal budi adalah anugerah Tuhan.

(Baca: Perjalanan Cinta Ahok – Veronica (Bagian I) : Bermula di Gereja)

Begitu indah kata-kata yang dirangkai mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut dari balik jeruji Mako Brimob. Ironis, hanya berselang beberapa bulan, keteguhan rumahtangga mereka teruji badai, Ahok melayangkan gugatan cerainya terhadap Veronica. (embun)

Let's block ads! (Why?)