JAKARTA (Pos Kota) – Aktor Tio Pakusadewo diketahui telah mengkonsumsi narkotika jenis sabu sejak sepuluh tahun silam dengan alasan menghilangkan rasa sakit kakinya akibat kecelakaan. Bahkan, pemain film Filosopi Kopi itu disebut masuk dalam golongan akut atau pecandu berat.
“Kalau saya pikir selama 10 tahun mungkin lebih dari 1,06 gram. Selama dia pakai 10 tahun, banyaklah. Pokoknya dia akut lah,” kata Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Doni Alexander di kantornya, Jumat, (22/12/2017).
Bahkan aktor kawakan itu bisa mengkonsumsi narkoba satu gram setiap hari. Dengan sabu yang dibeli seharga Rp 1,6 juta per gram.
“Maksimal ya satu gram tiap kali dia membeli itu. Iya kelihatannya begitu (setiap hari konsumsi sabu-Red),” ucap Doni.
Kepada polisi, Tio mengaku mengkonsumsi sabu untuk menghilangkan rasa sakit di kakinya yang cidera saat terlibat kecelakaan namun tidak dijelaskan kapan insiden kecelakaan itu menimpa Tio. Bahkan, saat akan diekpos di depan awak media Tio terlihat berjalan tertatih dipapah pengacaranya sembari merasakan sakit pada kaki kirinya.
“Menghilangkan rasa sakit, keterangan dia seperti itu. Kata dia memang salah satu percaya diri meningkat, rasa sakitnya agak berkurang,” tutur Doni.
Saat ditangkap, Tio usai mengkonsumsi sabu sendirian di salah satu sudut ruangan rumahnya di kawasan Ampera, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa, (19/12) malam. Saat itu disita seperangkat alat untuk konsumsi sabu yaitu bong, cangklong, korek api, satu H dan sabu seberat 1,6 gram sisa pakai.
Barang haram itu diakui dibeli dari seorang wanita berinisial V pada Sabtu, (16/12) empat paket dengan harga Rp1,3 juta tiap gram.
“Tidak ada (keluarga), (Tio Pakusadewo) hanya di kamar selesai menggunakan, pembantu di luar, anaknya lagi tidur,” pugkas Doni.
Dalam kasusnya ini, ia telah ditetapkan sebagai tersangka dengan diancam Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) lebih subsider Pasal 127 ayat (1) huruf (a) UU R.I No.35/ 2009 tentang Narkotika. (Yendhi)