JAKARTA – Artis kawakan Inneke Koesherawati bungkam usai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (24/7/2018), terkait kasus suap yang menyeret Kalapas Sukamiskin Wahid Husen.
Dalam kasus ini, Inneke diperiksa sebagai saksi atas tersangka Andi Rahmat yang merupakan narapidana umum di Lapas Sukamiskin sekaligus tahanan pendaming Fahmi Darmawansyah, suami Inneke.
Pantauan Poskotanews.com, Inneke keluar dari gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan, sekitar pukul 13.25 WIB.
(Baca: Suami Suap Kalapas Sukamiskin, Inneke Kembali Diperiksa KPK)
Saat dicecar pertanyaan soal dugaan pemberian mobil untuk menyuap Kalapas Sukamiskin, Inneke hanya diam tertunduk seraya berjalan meninggalkan Gedung KPK.
Ia pun pergi meninggalkan Markas KPK dengan menaiki taksi yang sudah menunggunya di luar gedung tersebut.
(Baca: OTT KPK di Lapas Sukamiskin, Ini Peran Inneke Koesherawati)
Terkait kasus ini, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, penyidik memeriksa Inneke untuk mendalami perihal perannya dalam dugaan pemberian mobil untuk menyuap Wahid.
“Terkait pengetahuan dan peran yang bersangkutan dalam pembelian mobil,” katanya.
Sebelumnya, Inneke diamankan oleh tim KPK dari kediamannya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Sabtu (21/7/2018) dini hari sekitar pukul 01.00. Ia langsung dibawa ke kantor KPK untuk diperiksa terkait OTT Lapas Sukamiskin.
(Baca: Suami Inneke Suap Kalapas Sukamiskin dengan Mobil dan Uang)
Setelah KPK menetapkan empat orang tersangka dalam kasus ini, di antaranya Wahid, Fahmi, Hendry Saputra selaku staf Wahid dan Andi Rahmat yang merupakan narapidana umum dan pendamping Fahmi di Lapas Sukamiskin, Inneke keluar dari gedung KPK. Ia keluar sekitar pukul 21.07.
“WH (Wahid Husein) Kepala Lapas Sukamiskin dan HND (Hendry Saputra) staf WH diduga sebagai penerima suap. Sementara itu, diduga sebagai pemberi yaitu FD (Fahmi Darmawansyah) napi koruspi dan AR (Andi Rahmat) narapidana kasus pidana umum atau tahanan pendamping FD,” ucap Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di Gedung KPK.
(Baca: Kalapas Sukamiskin dan Suami Inneke Resmi jadi Tersangka)
Kalapas Sukamiskin diduga menerima suap untuk memberikan fasilitas luar biasa kepada narapidana setempat. Salah satu narapidana yang memberikan suap adalah Fahmi, suami Inneke. (cw6/ys)