JAKARTA – Sejak dirawat di RS Cipto Mangunkusumo karena kanker serviks stadium empat, hampir setiap hari Julia Perez dibesuk rekannya sesama artis. Namun Senin (1/5) untuk pertamakalinya dia kedatangan petugas penyidik dari Polda Metro Jaya.
Sandy Arifin, kuasa hukum Jupe membenarkan kedatangan polisi itu dan mengungkapkan kehadiran mereka terkait laporan Nikita Mirzani.
“Terkait laporan NIkita, kami ‘kan sudah kirim surat dari RS dan dokternya, Kak Jupe belum bisa diperiksa karena perlu istirahat dan ada pemeriksaan lainnya. Kemarin sekitar empat hari yang lalu, penyidik sudah datang ke RS,” kata Sandy.
Ia mengatakan, kepolisan hanya berniat memastikan secara langsung kondisi kesehatan Jupe yang membuatnya tak dapat memenuhi panggilan polisi.
“Untuk mengklarifikasi dan cek bener enggak lagi istirahat atau gimana. Penyidik datang kan intinya cuma mau ngecek keadaannya apakah sesuai dengan surat keterangan yang diberikan oleh rumah sakit,” kata Sandy.
Setelah bertemu langsung, lanjutnya, penyidik menyimpulkan bahwa benar kondisi Jupe tak memungkinkan dan harus beristirahat dulu.
“Ketemu langsung, cuma belum bisa berkomunikasi yang lama karena masih dalam kondisi perlu istirahat banyak. Lihat keadaannya dan lihat dia lagi istirahat, sekaligus mengklarifikasi surat dari pihak dokter,” ucapnya.
“Intinya kalau nanti pun udah sehat, siap untuk diperiksa. Itu kalau sudah baik,” tambah Sandy.
Kasus yang melibatkan Jupe dan Nikita bermula dari posting Julia Perez di Instagram pada 29 Oktober 2016 lalu. Jupe melontarkan kekesalannya terhadap Nikita, dan menganggap Nikita ikut memukul Lucky, asistennya, di sebuah tempat hiburan malam.
Tak terima dengan itu, Nikita bereaksi. Dia melaporkan Julia Perez ke Polda Metro Jaya atas tuduhan pencemaran nama baik dan fitnah lewat media elektronik. Terakhir, Jupe ikut datang Polda Metro Jaya dan melaporkan Nikita karena dianggap telah mencemarkan nama baik dan menyebar fitnah.
Selanjutnya, baik Nikita maupun Lucky beberapa kali dipanggil oleh pihak kepolisian sebagai saksi. Jupe pun yang ketika itu kondisi kesehatannya terus menurun karena kanker serviks, sempat hadir di kantor polisi dengan menggunakan kursi roda. (mia/d)