SEBAGAI juara dan runner up D’Academy (DA4) musim ke empat, Fildan dan Putri tidak hanya mendapat hadiah dari Indosiar selaku penyelenggara, namun juga penonton yang mendukung mereka. Inul Daratista sebagai salah satu juri, melihat hal tersebut sebagai sesuatu yang spontan dilakukan masyarakat karena bangga memiliki seseorang yang berprestasi dari daerahnya.
“Semua hadiah spontanitas! Sempat produser dan tim kaget karena sebelumnya untuk hadiah harusnya koordinasi dulu dengan tim programing,” jelas Inul kepada PoskotaNews.Com. “Tapi mengingat semua dilakukan spontan, saya belum tahu pasti. Kecuali si pemberi ada di situ dan menjamin,” lanjutnya.
Inul pun mengaku sempat ragu saat ingin mengumumkan amanah tentang pemberian hadiah beasiswa kepada juara. “Karena, sudah ada arahan agar juri tidak memberi hadiah untuk menghindari kecemburuan sosial dengan peserta lainnya,” jelasnya.
(Baca : Fildan Juara Pertama Dangdut Academy 4)
Namun, pemilik “Goyang Nge-bor” ini mengatakan, dirinya tak pernah mengusik permasalahan hadiah. “Dari dulu juga sudah banyak yang kasih hadiah-hadiah, tapi saya nggak tahu selanjutnya bagaimana. Kan nggak mungkin kita obok-obok anak juara tentang apa yang dia sudah dapat,” ucapnya.
Inul berharap, jika pemberi hadiah mewujudkan niatannya. Mengingat para juara yang sudah berjuang cukup keras di ajang ini untuk menjadi seseorang juara dan diakui di industri dangdut Indonesia.
Seperti diketahui, Fildan asal Bau-Bau yang menjadi juara pertama DA4, mendapat hadiah rumah dan naik haji dari Walikota Bau Bau dan istri Gubernur Sulawesi Tenggara yang secara khusus datang ke Studio Indosiar saat final digelar pada Jumat (19/5/2017) malam.
Sedangkan Putri peserta asal Balikpapan yang mendapat juara II DA4, mendapatkan hadiah yang jauh lebih banyak. Selain dari Ivan Gunawan, Nasar juga dari pendukungnya misalnya mobil, rumah, apartemen dan bahkan hadiah bea siswa dari Idrus Markam Sekjen Golkar. (embun)