INGGRIS – Pemandangan mengerikan terlihat di lokasi ledakan bom di konser Ariana Grande di Manchester Arena. Jumlah korban meninggal dikabarkan 19 orang, dan 50 luka-luka. Banyak potongan dan serpihan tubuh manusia bertebaran di lokasi tersebut.
“Saya berada di foyer, gelasnya meledak. Itu pasti sebuah bom, seluruh bangunan bergetar. Bagian tubuh ada di mana-mana, tubuh, telinga. Itu adalah hal terburuk yang pernah saya lihat.Tubuh ada di mana-mana,” kata seorang saksi mata yang diidentifikasi dengan nama pendek Emma kepada radio BBC Manchester.
Saat itu, polisi bersenjata dan tim penjinak bom langsung ke lokasi kejadian ketika orang-orang berebut keluar dari lokasi konser demi menyelamatkan diri. ”Itu menghancurkan kaca dan ada api setelah itu. Saya tidak tahu bagaimana kita bertahan. Kaca pengaman semuanya telah hilang. Telinga saya masih berdengung.
”Saya tidak bisa mendapatkan gambaran mayat-mayat itu dari kepala saya, tapi saya harus mengatakan bahwa tas kami pasti sudah diperiksa dan petugas keamanan hadir sepanjang acara,” katanya.
Sementara itu, laporan lain menyebut ribuan orang berada di lokasi konser. Anggota Dewan Manchester Patrick Karney mengatakan; ”Polisi mengatasinya di tempat kejadian perkara (TKP). Masyarakat disuruh pergi dari tempat kejadian.”
Petugas penjaga keamanan konser Catherine Macfarlane kepada Reuters mengatakan, banyak orang berebut keluar untuk melarikan diri.
“Kami membuat jalan keluar dan ketika kami berada tepat di dekat pintu, ada ledakan besar dan semua orang berteriak,” kata Macfarlane.
“Itu adalah ledakan besar. Anda bisa merasakannya di dada Anda, itu kacau. Semua orang berlari dan berteriak dan hanya mencoba untuk keluar,” ujarnya.
Ariana Grande sendiri dikabarkan selamat. Pentas bertajuk The Dangerous Woman Tour adalah tur konser ketiga oleh Grande untuk mendukung album studio ketiganya, Dangerous Woman. Tur dimulai pada tanggal 3 Februari di Phoenix, Arizona di Talking Stick Resort Arena.
Sedangkan, Manchester Arena merupakan arena indoor terbesar di Eropa yang dibuka pada tahun 1995 dan merupakan tempat konser dan olahraga yang populer. (*/win)