JAKARTA (Pos Kota)-Film mega horor Pengabdi Setan akan memulai suting mulai besok, Senin (24/4) di daerah Pengalengan, Bandung Jabar.
Sang kreator, Joko Anwar memastikan film yang akan digarapnya itu lebih seram ketimbang film Pengabdi Setan garapan Sisworo Gautama Putra tahun 1980 lampau. Padahal film tersebut masuk kategori film terseram atau paling menakutkan sepanjang sejarah film horor nasional.
“Ini film favorit saya. Gara-gara film ini pulalah saya terobsesi untuk jadi sineas,” ujar Joko pada Poskotanews.com, kemarin di kantor PT Rapi Film, Jakarta.
“Ini film masa kecil saya yang ketika saya menontonnya membuat saya ingin menjadi filmmaker. Kenikmatan menonton itu ada waktu saya menonton film ini. Minimal saya ingin memberikan efek yang sama kepada penonton, jika perlu lebih,” ungkapnya.
Ceritanya, kata Joko, akan tetap sesuai dengan asli. Perubahan hanya dilakukan jika perlu, dan tujuannya untuk meningkatkan kualitas film itu sendiri.
“Pastinya ditingkatkan dari segi cerita dan teknis,” tegasnya.
“Saya tidak menggunakan komputer, saya ingin suasana yang ril. Saya akan menyiapkan practical effect yang lebih organik. Lighting sekadarnya saja. Itu membuat horor yang ditampilkan lebih nyata. Luka dan efek seramnya dibuat terasa. Apalagi sutingnya tujuh puluh persen adalah malam hari,” urai Joko yang juga sekaligus penulis dan pemain ini.
Untuk tata rias, Joko sangat menyadari betapa make-up maha penting untuk mempertegas karakter pemainnya.
“Karena itu saya milih Darwyn Tse. Dia pengalaman, kami udah melakukan tes rias berkali-kali,” terang Joko.
Dia menargetkan hanya 3 minggu untuk merampungkan film yang akan dibintangi Tara Basro, Endy Erfian, Nazar Anuz, Adhiyat Abdul Khidar, Dimas Aditya, Ayu Laksmi, Egy Fadli, Arswendi Nasution, Bront Palarae, dll.
“Orang kan sudah lama menunggu film horor yang baik. Sekarang banyak pencinta horor yang menunggu film yang juga berkualitas,” tutur Joko.
Pengabdi Setan berkisah tentang sebuah keluarga yang ibunya sudah sakit keras sejak lama. Film itu juga akan menampilkan unsur agama yang mampu menumpas setan.
(ali/sir)