MERASA pendidikannya kurang bagus dan tidak pintar, pedangdut Inul Daratista mengaku terhormat ketika diundang untuk bicara pengalamannya di depan mahasiswa.
Inul antusias saat diundang Himpunan Mahasiswa Kriminologi Universitas Budi Luhur dalam kegiatan bertajuk Cultural Criminology: Nilai Kearifan Lokal dalam Upaya Pencegahan Kejahatan, beberapa waktu lalu . “Jangan segan-segan mengundang saya mas, biar saya juga ikut pintar,” katanya melalui pesan WA, Minggu (23/4).
Ketika tampil di depan mahasiswa, Inul lebih banyak bercerita mengenai perjalanan kariernya hingga bisa meraih sukses sebagai artis papan atas. “Kuncinya yang penting punya cita-cita, semangat dan berpikir positif,” katanya.
Dia menceritakan awal kariernya yang penuh dengan pro dan kontra, dihujat, di larang, bahkan dilaporkan ke mana-mana. Tapi menurutnya itu tantangan, kalau tidak berpikir positif akan putus semangat di tengah jalan. “Pro kontra itu biasa yang penting berpikir positif dan kita tidak merugikan orang lain maupun melenaggar aturan,” jelasnya.
Dalam semua profesi, lanjutnya, kalau tidak punya cita-cita dan berpikir positif maka akan mudah terpuruk. “Lha saya ini sekolahnya tidak tinggi dan tidak pintar, kalau nggak punya semangat pasti kalah dengan yang pintar-pintar itu,” katanya lagi.
Inul juga mengungkapkan, sebagai artis dia harus pintar-pintar mengatur diri karena popularitas itu ada waktunya. “Kalau ditanya, pasti semua artis kepingin seperti Titiek Puspa yang namnya terus besar, tapi itu tak mudah untuk mencapainya,” tambahnya.
Selain sibuk sebagai penyanyi, Inul kini juga pengusaha karaoke keluarga dengan nama Inul Viesta. Saat ini ada sekitar 130 karaoke yang tersebar di seluruh Indonesia dengan jumlah karyawan kurang lebih 10 ribuan.(us)