JAKARTA – Atlet wushu Indonesia, Edgar Xavier Marvelo mengaku bangga menjadi penyumbang medali pertama bagi Indonesia, meskipun hanya menyumbangkan medali perak, Minggu (19/8/2018).
Medali tersebut diperolehnya setelah berhasil menggalahkan pewushu asal Taiwan Tsai Tsemin pada nomor Changquan Putra di GOR Jiexpo, Jakarta Utara.
Edgar berhasil membukukan skor 9,72 atau unggul 0,2 dari Tsai Tsemin yang meraih perunggu. Sementara peraih medali emas diraih pewushu asal Tiongkok, Sun Peiyuan yang membukukan skor 9,75 atau unggul 0,3 dari Edgar.
Medali ini, kata Edgar adalah medali kedua yang diperolehnya dalam kurun waktu dua tahun terakhir di ajang pesta olahraga. Sebelumnya, ia juga mampu menggondol medali perunggu, pada SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia.
“Terima kasih kepada semua pihak termasuk kepada pengurus, pelatih dan teman-teman semua. Juga kepada keluarga saya yang memberikan dukungan dan semangat kepada saya sehingga berhasil meraih medali perak,” ujar Edgar dengan linangan air mata bahagia, usai penyerahan medali.
Edgar sendiri tercatat sebagai atlet wushu dari DKI Jakarta. Bakatnya menjadi seorang atlet wushu tampaknya sudah terlihat sejak kecil dari kelincahannya.
Bahkan Edgar sudah berlatih olahraga yang menggunakan pedang ini, sejak usia 6 tahun. Sosoknya yang pekerja keras telah membawanya meraih beberapa prestasi.
Seperti meraih emas di Kejuaran Dunia Wushu Junior 2011 di Singapura, meraih medali emas di ASEAN Schools Games Filipina 2014, dan mengoleksi empat medali emas di Kejuaraan Nasional Wushu Junior 2015. Di luar itu, masih ada beberapa prestasi lainnya yang berhasil ia menangkan sejak usia remaja.
Selama di Pemusatan latihan nasional (Pelatnas), dia ditangani oleh mantan pewushu nasional, Susyana. “Pencapaian ini cukup bagus mengingat Marvelo adalah atlet baru. Saya bangga atas hasil ini. Luar biasa. Memang dari awal kita tidak mentargetkan dia emas. Pokoknya main bagus. Ternyata Marvelo dapat perak,” kata Susyana.
Rasa bangga juga turut dirasakan Kepala pelatih cabang olahraga gawushu, Noviyanti atas pretasi Edgar. “Medali ini juga dipersembahkan bagi bangsa dan negara yang berulang tahun ke-73,” timpal Noviyanti.
Keberhasilan Edgar menyumbangkan medali pertama untuk Indonesia pun disambut dan dibanjiri ucapan selamat dari seluruh lapisan masyarakat Indonesia, termasuk Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi.
Melalui akun media sosial Twitter pribadinya, Imam mengucapkan selamat kepada pemuda kelahiran 16 Desember 1998 tersebut. “Medali pertama kita! Selamat untuk Edgar Xavier Marvelo telah berhasil mendapatkan perak di cabang olahraga wushu,” tulis Imam. (junius/tri)