Kamis, 23 Agustus 2018

Indonesia Krisis Lagu Anak anak

JAKARTA -Untuk kembali membangkitkan semarak lagu anak-anak,Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bekerjasama dengan Musik Hana Midori akan menggelar Lomba Suara Anak Indonesia 2018.

Elvi Hendrani, Deputi Pemenuhan Hak Anak Atas Pendidikan, Kreativitas dan Budaya, saat ini, Indonesia dalam kondisi darurat lagu untuk anak-anak. Bandingkan dengan era 70-90 an, puluhan penyanyi cilik sering muncul di layar televisi. Ratusan lagu anak-anak lahir dan menjadi ilham bagi anak-anak.

“Tapi sekarang menjadi langka, bahkan anak-anak sekarang menyanyikan lagu-lagu dewasa. Ini sangat memprihatinkan,” ujarnya, Kamis (23/8).

LSAI 2018 digelar juga untuk memperingati Hari Anak Anak Internasional pada 20 November mendatang. Dari LSAI 2018 diharapkan akan tercipta lagu anak yang benar-benar diperuntukkan bagi anak-anak. “Lagu semacam itu sudah sangat langka. Di samping itu, diharapkan pula akan lahir kembali penyanyi anak yang sudah semakin jarang ditemukan!” ungkapnya.

“Bukan hanya penyanyinya yang anak-anak, tetapi kemasan lagunya pun, terutama liriknya wajib memuat pesan-pesan yang mendidik,” tandas Evi yang didampingi pengamat musik Bens Leo.

Dia menandaskan, Kementrian PP&PA bakal merancang mengadakan LSAI setiap tahun, agar kegiatan tersebuti bisa dijadikan sebuah upaya penyadaran kepada masyarakat. (ali/d)

Let's block ads! (Why?)