JAKARTA – Penyanyi Titta Rizky saat ini tengah fokus menjadi pencipta lagu sekaligus produser untuk putrinya, Rayvelin yang kini sudah menjadi penyanyi cilik.
Namun, masalah muncul saat beberapa lagu Rayvelin yang berjudul ‘Sholawat’ dan ‘Galau’ muncul di beberapa aplikasi streaming musik tanpa persetujuan dari Titta kepada pihal label Global Musik Era Digital. Bahkan videonya sempat diunggah di media sosial Youtube, namun sempat dihapus kembali.
“Awalnya anak saya tahun 2014 bikin album dengan 10 lagu, namun kontrak habis di tahun 2018. Tetapi, ada dua lagu anak saya yang muncul di aplikasi streaming, tanpa persetujuan saya. Saya curiga mereka memalsukan tanda tangan saya,” tutur Titta Rizky saat ditemui di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (10/6/2018).
Titta awalnya berupaya untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan kekeluargaan dengan meminta CD Master dari pihak label Global Musik Era Digital. Tetapi, Titta justru mengaku mendapat kiriman CD kosong. Hal itu pun membuat Titta merasa geram.
“Saya sudah tegur baik-baik saya minta lagu masternya, pas dibalikin ternyata kosong, enggak ada filenya sama sekali. Saya telepon untuk minta kembali malah enggak diangkat, enggak dibalas juga WA (Whatsaap) aku,” jelas Titta.
Titta akhirnya memutuskan untuk menempuh jalur hukum. Dibantu tim pengacara, Titta akhirnya memberikan somasi kepada pihak label mulai tanggal 2 Juni hingga 11 Juni 2018.
“Saya sudah layangkan somasi, awalnya enggak ada respon. Tapi tidak lama mereka telepon minta ketemu empat mata. Kalau ada itikad baik kenapa baru sekarang. Proses hukum akan berlanjut dan tidak menutup kemungkinan akan saya laporan ke polda. Namun nanti nunggu pengacara saya dulu,” paparnya.
Namun begitu, hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dari pihak Global Musik Era Digital. (mia)