Kamis, 02 Mei 2019

Film Ambu Soal Kecantikan Alam dan Kesederhanaan Suku Baduy

JAKARTA – Untuk pertama kalinya film komersial yang berlatar suku Baduy diangkat oleh Rumah produksi Skyn’ee Pictures dengan judul ‘Ambu’.

Farid Dermawan mengatakan butuh 32 hari syuting untuk mengambil latar belakang suku Baduy.

Film ‘Ambu’ dibuat dengan menawarkan sudut pengambilan gambar yang istimewa dan memanjakan mata. Terlebih lagi dengan eksplorasi keindahan alam Baduy, wilayah yang jarang terjamah dengan penuh kesederhanaan.

“Baduy memang kami pilih karena kecantikan dan kesederhanaan alamnya, seperti yang tercitra dalam ketiga karakter dalam film Ambu, Misna, Fatma, dan Nona. Kami berharap film ‘Ambu’ dapat diterima oleh masyarakat luas, terutama para wanita Indonesia sebagai fokus dari karakter di film ini,”tutur Farid Dermawan .

Ambu dalam bahasa Sunda adalah panggilan untuk ibu dengan bahasa yang halus dan santun. Film ini menceritakan tentang Ambu Misnah (Widyawati) yang ditinggalkan anak perempuan satu-satunya, Fatma (Laudya Cynthia Bella).

Fatma pergi dari rumah mereka di Baduy, demi cintanya pada pemuda di Jakarta. Masalah terjadi saat Fatma ingin pulang ke Baduy.

Artis Laudya Cynthia Bella mengatakan ia sangat menikmati syuting di perkampungan Baduy, Banten yang memang dikenal tidak mengenal listrik.

“Sudah tahu dari banyak cerita. Meski tahu di sana (Baduy Luar) tidak ada listrik dan sinyal, tapi aku menikmati banget,”ucap Laudya Cynthia Bella.

Sejumlah aktris dan aktor kenamaan terlibat dalam film ‘Ambu’ antara lain, Widyawati dan Laudya Cynthia Bella, Baim Wong, Luthesa, Andri Mashadi, dan Endltha Wibisono. (mia/b)

Let's block ads! (Why?)

Rilis Album Cinta, D’Masiv: Kita Selalu Kasih Energi yang Beda dan Baru

JAKARTA – Grup musik D’Masiv yang digawangi Rian Ekky Pradipta (vokal), Dwiki, Nurul Damar (gitar), Rayyi Kurniawan (bass) dan Wahyu (drum) merilis album terbaru bertajuk ‘Love Album’. Ini merupakan album ke-enam yang diluncurkan pelantun ‘Jangan Menyerah’ ini.

“Ini adalah produksi termahal karena melibatkan berbagai musisi dan genre. Dan lagu-lagu di album ini sudah kami persiapkan sejak tahun 2017,” ujar Rian, Kamis (2/5/2019) di daerah Senayan Jaksel.

Besarnya dukungan dari Musica, Peymusik, Paytren, menurut Rian membuat grupnya semakin bersemangat untuk memberikan nilai positif lewat album mereka kepada penikmat musik Indonesia, khususnya massivers.

“Kita selalu kasih energi yang beda dan baru. Tiap album yang kami rilis kami usahakan seperti band baru lagi dalam mengerjakan musiknya, aransemen dan lirik lagu. Bagi kami, album yang kami kerjakan tahun ini sangat berarti, karena di tengah serangan digital musik kami masih merilis album fisik, meskipun ada bentuk digital karena Peymusik bergerak,” beber Rian lagi.

Lebih lanjut dia mengatakan, sebagai leader D’Masiv, Rian dapat merasakan pahit-getir-manisnya  perjalanan sebuah band di industri  musik selama 11 tahun dengan personel yang tidak berubah.

“Sejak album pertama sampai yang keenam sekarang, kami lurus aja berkarya, Insya Allah sampai tua,” lanjurnya.

Rian menjelaskan adanya kerjasama dengan PeyMusik karena sama-sama memiliki visi-misi ingin mengedukasi Indonesia lewat musik dengan cara membeli karya musik atau album original.

“Musik bisa menjadi salah satu cara kita belajar, bisa menginspirasi dan mengubah mindset. Orang yang tadinya gampang sedih, dengar lagu jadi semangat lagi. Kekuatan lagu emang luar biasa,” bebernya.(ali/mb)

Let's block ads! (Why?)

Joe Jonas – Sophie Turner Menikah Diam-diam

AMERIKA – Kabar bahagia datang dari Joe Jonas dan sang kekasih, Sophie Turner. Diam-diam keduanya melakukan pernikahan usai menghadiri acara Billboard Music Awards 2019, di Las Vegas, Nevada,  Rabu (1/5/2018) malamw aktu setempat.

Pernikahan mereka terungkap ke publik setelah sahabat mereka, Diplo, mengunggah video upacara pernikahan sederhana di akun @diplo. Diduga, Diplo menjadi salah satu pengisi acara dalam pernikahan Joe dan Sophie.

Dalam video tersebut, juga terlihat Priyanka Chopra, istri Nick Jonas serta Danielle Jonas, istri Kevin Jonas. Menurut Daily Mail, pernikahan dilangsungkan di  A Little White Chapel, Las Vegas yang berbiaya 600 dolar AS atau sekitar Rp8,5 juta.

Sophie Turner dan Joe Jonas telah menjalin asmara sejak 2016 akhir. Pada Oktober 2017, keduanya mengumumkan pertunangan. (mb)

Let's block ads! (Why?)

(G)I-DLE Rayakan Ulang Tahun Pertama

KOREA – Pada 1 Mei 2019, (G)I-DLE merayakan ulang tahun pertama mereka sejak debut. Sebagai bentuk perayaan, mereka merilis poster spesial hari jadinya.

G)I-DLE dibentuk oleh Cube Entertainment pada tahun 2018. Grup ini terdiri dari enam anggota Miyeon, Minnie, Soojin, Soyeon, Yuqi, dan Shuhua. Mereka memulai debut di industri musik pada 2 Mei 2018, dengan merilis album mini berjudul ‘I Am’.

Nama mereka melejit lewat ebberapa hits seperti ‘LATATA’, ‘HANN’, dan ‘Senorita’.

Meski tergolong pendatang baru, namun mereka sudah menjadi pembicaraan karena karya dan prestasi mereka di industri musik. Mereka bahkan membawa pulang tiga penghargaan pada akhir tahun 2018 tak lama setelah debut. (mb)

Let's block ads! (Why?)

Rabu, 01 Mei 2019

Rancang Bikini, Selena Gomez Ungkap Model Favoritnya

AMERIKA – Selena Gomez merancang pakaian renang khusus yang bisa menyembunyikan bekas luka transplantasi ginjal. Bukan hanya merancang, mantan kekasih Justin Bieber ini juga menjadi model untuk mempromosikan rancangannya tersebut.

Menurut mantan asisten pribadinya yang juga sahabat Selena, Theresa Mingus, pelantun ‘Bad Liar tersebut membuat tiga model pakaian renang, yang salah satunya berpinggang tinggi sehingga dapat menyembunyikan bekas luka operasi.

“Saya benar-benar bersenang-senang saat merancang,” kata Gomez kepada majalah People. “Itu sangat menyenangkan. Desain yang saya buat, salah satunya, berpinggang tinggi dengan tambahan ikat pinggang. Saya sudah menjalani transplantasi ginjal dan saya suka pakaian renang dengan model tinggi yang bisa menutup bekas luka dan membuat saya merasa nyaman,” ungkap Selena.

Dalam project ini, Selena bekerja sama dengan mantan asisten pribadinya Theresa Mingus.

“Saya bertemu Theresa 5 tahun yang lalu. Kami bekerja bersama dan menjadi sahabat. Dia telah mengajari saya cara melihat hidup dengan cara yang menyenangkan, riang, dan membangkitkan semangat. Dia telah menunjukkan kepada saya bagaimana menjadi wanita yang kuat dan tak kenal takut. Dia cantik, baik, dan pintar. Saya melihat betapa dia mampu mencapai mimpinya, “ kata Selena berbicara tentang Theresa. (mb)

Let's block ads! (Why?)

Egi Fedly: Kadang Gue Benci Sama Tokoh yang Gue Peranin

JAKARTA – Aktor senior berambut gondrong yang identik dengan peran-peran jahat, Egi Fedly (62) kembali didaulat melakoni peran antagonis di film thriller horor bertajuk ‘Perias Jenazah The Movie’.

“Tinggal dikit lagi, syutingnya hampir kelar. Bolak-balik Bandung Jakarta Sentul Bogor. Gue jadi penjual organ tubuh manusia, ngeri ngga tuh haha,” ujarnya tertawa pada Pos Kota.

Egi memang kebanjiran job syuting. Baru merampungkan serial ‘Amanah Wali’ untuk dirilis pada bulan Ramadhan 1440 H serta sejumlah film horor, dia kini harus merampungkan peran Reza, seorang pria pemabok dan penjudi akut.

EGI Fedly riasan peran

Egi dengan riasan wajah menyeramkan pendukung peran yang dimainkannya, berpose lawan mainnya aktris Meriza Febriany. (ali)

“Peran kayak gini udah berkali-kali gue lakoni. Pokoknya sadis dan antagonis banget. Kadang gue suka benci pada tokoh gue sendiri haha. Tapi dari akting, gue seneng,” lanjut Egi yang juga musisi ini.

Sebagai aktor yang pernah terdidik di IKJ, Egi siap melakoni peran apa saja. Terkadang juga dia dipercaya peran protogonis.

“Tapi make up gue di film Perias Jenazah the movie ini sangat berkesan banget. Make up nya luar biasa. Muka gue dibikin penuh totolan menjijikkan kayak busuk gitu,” terang aktor yang sudah membintangi puluhan judul film dan sinetron ini. Meski sudah tidak muda lagi, tapi Egi justru makin eksis dan produktif.

Bersama sejumlah artis seperti Regina Rengganis, Meriza Febriany, Ence Bagus, Yoshua Pandelaki, Damita Argoebi, Egi konsisten memaksimalkan aktingnya di film besutan sutradara Yudi Datau tersebut. “Gue rela muka gue dibikin kayak gini, justru ini spesial banget,” tandasnya.(ali/mb)

Let's block ads! (Why?)

BTS Raih Dua Piala Billboard Music Awards 2019

AMERIKA – Untuk ketiga kalinya, Bangtan Boys dinobatkan sebagai penerima penghargaan ‘Top Social Artist’ di ajang Bollboard Music Awards 2019 yang digelar Rabu (1/5/2019) waktu setempat, atau Kamis (2/5/2019) WIB, di Grand Garden Arena, Las Vegas.

Dilansir AllKpop, BTS berhasil mengungguli pesaingnya seperti EXO, GOT7, serta Ariana Grande, dan Louis Tomlinson.

Bukan hanya satu, namun BTS juga meraih penghargaan lain yaitu ‘Grup Top’ di BMA 2019. Ini semakin mengukukuhkan posisi RM dkk sebagai grup Kpop papan atas yang sudah mendunia.

“Terima kasih ARMY (sebutan penggemar BTS),” ujar pemimpin grup, Rap Monster di atas panggung BMA 2019. “Kemenangan ini hanya mungkin bisa didapat karena adanya kekuatan BTS dan ARMY. Kami masih anak-anak yang masuk ke industri musik enam tahun lalu, kami masih punya banyak mimpi,” lanjut RM disambut histeria ARMY. (mb)

Let's block ads! (Why?)

Hiroaki Kato Populerkan Lagu Indonesia di Jepang

WAJAHNYA populer di teve Indonesia karena membawakan program ‘Indonesia Banget’, menampilkan hal hal yang unik tentang Indonesia dalam sudut pandang orang Jepang. Tapi dia fasih berbahasa Indonesia. Dialah Hiroaki Kato.

Namanya kini dibicarakan karena terbawa popularitas Ariel Noah. Dialah yang menerjemahkan lagu ‘Mungkin Nanti’ dalam bahasa Jepang, yang dalam waktu beberapa hari telah diklik 15,7 juta kali.

Pria yang akrab disapa Hiro itu adalah seorang musisi asli keturunan Jepang yang suka menyanyikan lagu-lagu Indonesia. Dia juga duet dengan Letto membawakan lagu hit ‘Ruang Rindu’

Lahir di Tokyo, 9 Maret 1983, Hiroaki Kato kini telah menetap tekad akan terus berkarya menciptakan lagu-lagunya di Indonesia.

Hiro juga sempat mengeluarkan mini album berjudul ‘Terima Kasih’ pada 2010.
“Di semua lagu Jepang yang saya nyanyikan ada kata ‘terima kasih’-nya, sebagai perkenalkan bahasa Indonesia agar dikenal di Jepang, “ katanya

Ia juga tengah berencana mengeluarkan mini album kedua dan full album. Dalam album-album itu, Hiro akan menciptakan lagu dalam bahasa Indonesia sambil memasukkan unsur musik tradisional ke dalamnya.

Hiro mengaku sangat suka menyanyikan lagu-lagu Indonesia. Sebelum dikenal sebagai presenter, dia berkarier di dunia musik sejak 2005. Dia mengaku tertarik belajar bahasa Indonesia karena jatuh cinta dengan karya-karya sastrawan Tanah Air, yaitu Pramoedya Ananta Toer.

Saat itu, seorang dosen Sastra Indonesia membacakannya buku ‘Bumi Manusia’. Akhirnya, ia bertekad mempelajari Bahasa Indonesia.

Ketika ada bea siswa pertukaran pelajar ke Universitas Gajah Mada (UGM) di Yogyakarta pada 2006, Hiro langsung mengambilnya. Tinggal di kota Gudeg, Hiro langsung menyatu dengan budaya Jawa, menyantap makanan Jawa dan nongrkrong di angkringan – semacam kaki lima. Ia juga kerap menggunakan pakaian dengan corak batik dan sering mendengarkan lagu Letto, vokalis anak budayawan Emha Ainun Nadjib.

Sampai kemudian mendapat kesempatan berkenalan dengan Noe, vokalis Letto. Sering nongkrong di studio latihan Letto dan menerjemahkan lagu-lagu Letto ke dalam bahasa Jepang.

SULIT

Proses penerjemahan lirik lagu-lagu Letto ke dalam bahasa Jepang diakuinya cukup sulit. Ia membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk menyelesaikannya. Namun, hasil dari kerja kerasnya itu telah membuat Noe terkagum-kagum kepada Hiro.

Selain lagu-lagu milik Letto, Hiro juga telah menerjemahkan tembang ‘Laskar Pelangi’ yang dipopulerkan oleh Nidji. Setelah kembali dari pertukaran pelajar, Hiro kerap membawakan beberapa lagu Indonesia dalam penampilannya di kafe-kafe Jepang termasuk wilayah Shibuya dan Harajuku.

Menurutnya, warga Jepang kini sudah mulai menyukai lagu-lagu pop Indonesia.
“Masyarakat Jepang semakin berminat dengan musik Indonesia. Kalau saya membawakan lagu-lagu Indonesia di Jepang, sekarang sudah mulai banyak penonton yang ikut bernyanyi. Sekarang juga sudah bertambah orang Jepang yang belajar tentang Indonesia,” katanya.

Hiro telah menjadi lulusan S2 Linguistik di Tokyo University of Foreign Study. Ia juga kerap menjadi dosen Bahasa Indonesia di Sophia University dan Oberin University yang berlokasi Jepang. – dms

Let's block ads! (Why?)

Jajal Sandiwara Radio, Jessica Mila Ketagihan

JAKARTA – Untuk kali pertama aktris jelita Jessica Mila (26) menjajal drama broadcast atau sandiwara radio lewat Serial podcast ‘Bridezilla’ yang bakal hadir 30 episode di JOOX.

Program drama radio tersebut bakal diperdengarkan selama bulan Ramadan 1440 H ini.

Berperan sebagai Dara, Jessica mengaku sangat tertarik untuk ambil bagian sejak ditawarkan ikut terlibat. “Pas ditawari nggak nolak, dari awal ditawarin excited banget karena ini sesuatu yang baru, dan aku selalu seneng dikasih sesuatu yang bisa nambah pengalaman aku,” ujar pemain film ‘Koala Kumal’ tersebut.

Meski sudah membintangi sejumlah film dan banyak sinetron, tapi cewek yang akrab disapa Mila ini  tetap menganggap mengeksplor vokal atau medium audio tanpa ekspresi dan gestur tubuh adalah hal yang penuh tantangan dan spesial.

“Aku bisa belajar sesuatu yang baru lagi dan ternyata ngga mudah lho. Mungkin bilangnya, oh iya gampang karena nggak ada kamera, nggak usah ribet atur angle. Prosesnya iya nggak sulit dan ribet. Cuma adegan sendiri lebih sulit karena kita nggak ketemu langsung lawan main,” beber mantan kekasih Mischa chandrawinata ini.

Kapok? ya nggak lah, Mila malah mengaku tak akan menolak jika ada yang menawarkan pekerjaan serupa. “Kalo ada yang nawarin lagi, aku siap,” tandasnya.(ali/mb)

Let's block ads! (Why?)

GFRIEND Gelar Konser Solo Perdana di Jakarta, Ini Daftar Harga Tiketnya

JAKARTA – Girlband GFRIEND akan kembali menyapa penggemarnya di Indonesia. SinB dkk, dijadwalkan menggelar konser bertajuk GO GO GFRIEND! di Jakarta pada 23 Agustus 2019, di The kasablanka Hall, Kota Kasablanka, Jakarta Selatan.

Menurut promotor, MyMuscTaste, tiket konser solo perda GFRIEND ini dibagi menjadi empat kategori tiket yaitu GA (Rp850 ribu), VIP (Rp1.850.000), dan kategori VVIP yang dibagi lagi menjadi dua yaitu VVIP seharga Rp2,450,000 dan VVIP seharga Rp3 juta.

Kedatangan GFRIEND ini merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya, grup beranggotakan Sowon, Yerin, Eunha, Yuju, SinB, dan Umji ini mendatangi Tanai Air untuk join concert bersama CLC.

Seperti diketahui, GFRIEND melakukan debutnya pada Januari 2015. Beberapa hits mereka, Me gustas tu, Rough, dan NAVILLERA berhasil membawa grup ini masuk dalam daftar grup papan atas Kpop.

Terakhir kali, mereka melakukan comeback pada Januari 2019 dengan merilis album ke-2 berjudul ‘Time for Us’. (mb)

Let's block ads! (Why?)